Peredaran Narkoba di Medan Denai Disorot Lagi, Sosok GS Belum Tersentuh
Masih segar dalam ingatan masyarakat, pada pertengahan Desember 2025 lalu, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dalam siaran persnya menegaskan akan mengejar sosok berinisial GS. Pria tersebut diduga sebagai dalang di balik maraknya peredaran narkotika di kawasan tersebut, yang dinilai telah merusak generasi bangsa.
Baca Juga:
Dalam keterangannya saat itu, mantan Direktur Narkoba Polda Sumatera Utara tersebut menyebut penangkapan GS sebagai prioritas utama. Ia menegaskan tidak ingin penegakan hukum hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga menyentuh pihak yang diduga menjadi pengendali utama.
"PR saya jelas, tangkap GS. Saya tidak mau hanya pemain kecil yang diamankan, otaknya juga harus kita amankan," ujar Jean Calvijn Simanjuntak kepada awak media, dikutip Selasa (31/3/2026).
Namun, tiga bulan berselang, pernyataan tersebut kembali dipertanyakan publik setelah munculnya video berdurasi 41 detik yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang perempuan tengah menghisap alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu.
Perempuan dalam video itu tampak santai saat menghisap pipet, disertai suara gelembung yang oleh warganet disebut mirip dengan bunyi alat isap sabu atau bong. Video tersebut tersebar luas di berbagai akun media sosial dan memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Sejumlah warganet mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum, khususnya Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, yang dinilai belum mampu menekan peredaran narkotika di wilayah tersebut. Keberanian seseorang yang diduga pengguna narkoba tampil di depan kamera dinilai mencerminkan situasi yang mengkhawatirkan.
Selain itu, berbagai pihak juga menyoroti dugaan masih bebasnya peredaran narkotika di kawasan Medan Denai. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan serius bagi aparat penegak hukum untuk menunjukkan komitmen dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.
Dalam catatan redaksi, jajaran Polrestabes Medan disebut telah berulang kali melakukan penindakan di kawasan Jermal XV. Namun hingga kini, sosok berinisial GS yang diduga sebagai aktor intelektual belum berhasil diamankan.
Viralnya video tersebut juga memicu desakan publik agar aparat kepolisian segera mengambil langkah konkret dan menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat.
Sementara itu, saat dikonfirmasi pada Selasa (31/3/2026), Jean Calvijn Simanjuntak belum memberikan tanggapan resmi. Hal serupa juga terjadi pada M Yusuf Rafli Nugraha yang belum memberikan respons terkait maraknya peredaran narkotika di kawasan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian terkait video viral maupun perkembangan penanganan kasus yang dimaksud.
PH Mantan Kadis Sosial Samosir Minta Dakwaan Dinyatakan Batal Demi Hukum
Gerebek Sarang Narkoba Jalan Nasional Medan, Seorang Gadis Menangis Histeris Memohon Polisi
Genset Diduga Tak Berfungsi, Praktisi Hukum Minta Direktur Utama RS PHCM Belawan Dicopot Jika Terbukti Lalai
Usai Viral Emak-emak Gerebek Pengedar Narkoba, BNNP Sumut Tangkap Pelaku
Sumut Marak Narkoba, Zeira: Jangan Biarkan Warga Bertaruh Nyawa Karena Negara Absen