Kasus OTT Langkat, Gubernur Bobby Nasution dan Tiorita Bertemu serta Pernah Ingatkan Bupati
Kitakininews.co.id -Pasca terjaring operasi tangkap tangan yang menjerat Bupati Langkat Syah Afandin, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution mengungkapkan dirinya telah berulang kali mengingatkan pemerintah Kabupaten Langkat agar berhati-hati dalam menjalankan proyek pembangunan.
Baca Juga:
Sementara itu, Wakil Bupati Langkat berjanji memulihkan kepercayaan masyarakat. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan, sebelum operasi tangkap tangan terjadi dirinya telah beberapa kali memberikan peringatan kepada Bupati Langkat Syah Afandin terkait pelaksanaan proyek pembangunan di daerah.
Bobby mengaku tidak hanya sekali mengingatkan, namun juga kerap memberikan teguran agar seluruh proses pembangunan dijalankan sesuai aturan dan bebas dari praktik penyimpangan, Rabu (8/7/2026).
Usai penetapan Syah Afandin sebagai tersangka, roda pemerintahan Kabupaten Langkat kini dijalankan oleh Wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti.
Tiorita menegaskan fokus utamanya adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Langkat.
Ia juga mengingatkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah dan kepala dinas agar menjauhi praktik korupsi serta menjalankan tugas secara profesional dan transparan.
Namun saat ditanya awak media mengenai operasi tangkap tangan yang kembali terjadi di Kabupaten Langkat yang merupakan kasus kedua setelah sebelumnya mantan Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin juga tersangkut perkara korupsi dan diketahui merupakan suami Tiorita Surbakti, Tiorita memilih tidak memberikan jawaban.
Ia hanya terdiam dan langsung meninggalkan Kantor Gubernur Sumatera Utara tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.
Pansus Aset DPRD Sumut Minta Bobby Nasution dan Pj Sekda Tunda Lelang Aset Daerah 2026
Gubernur Bobby Nasution setelah Tiorita jadi Plt Bupati Langkat : Teguran Secara Satir
Kronologi Ondim Korup Uang Seragam Sekolah dan Temuan 55 Kg Platinum
Syah Afandin, Dari Istilah Ongkos Dimuka Jadi Tersangka Gegara “Bayar Belakangan”
Kantor PAN Sumut Sepi Usai Syah Afandin Terjaring OTT KPK