Oknum Polisi Samosir Bunuh Diri, Keluarga Curiga Dibunuh
Kitakini.news - Kematian seorang anggota Polri Bripka
Arfan Saragih dinilai janggal pihak keluarga. Bripka AS diklaim menjadi tumbal
agar kasus penggelapan pajak di Kantor Samsat Pangunguran Samosir tak bisa
diusut.
Baca Juga:
Hal itu disampaikan Tim Kuasa Hukum Keluarga Bripka AS,
Fridolin Siahaan, dalam Konferensi Pers yang digelar di Kantor Hukum JnR Medan,
pada Selasa (21/3/2023).
"Dugaannya jangan-jangan Almarhum ini dikorbankan untuk
menjadi tumbal dalam penggelapan pajak di Kantor Samsat Pangunguran. Supaya
rantai ini terputus jadi dia meninggal, supaya tak bisa diusut siapa saja yang
terlibat dalam penggelapan pajak tersebut," jelas Fridolin.
Fridolin menyampaikan ada sejumlah kejanggalan dalam
kematian Bripka AS yang dinyatakan bunuh diri dengan minuman mengandung sianida
diantaranya adanya luka memar di bagian kepala belakang akibat trauma benda
tumpul.
Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan surat kematian
Bripka AS yang bunuh diri padahal hasil autopsi belum keluar hingga pembelian
cairan sianida yang diduga bukan dipesan oleh Bripka AS.
“Almarhum dikatakan memesan sianida melalui aplikasi online,
tapi dihari itu HP milik almarhum sudah disita Kapolres Samosir,” jelasnya.
Merespon soal dugaan ancaman yang dialami keluarga Bripka AS
dari Kapolres Samosir, Fridolin menambahkan sifatnya mengintimidasi.
“Kapolres tersebut sifatnya mengintimidasi. Mengatakan siapa
backingmu, kalau bintang satu atau dua saya tidak takut, tapi bintang tiga baru
saya takut,” tambahnya.
Dari kasus kematian Bripka AS, keluarga dan tim kuasa hukum
meminta agar kematian Bripka AS diusut tuntas dan transparan.
Kontributor: Azzareen
UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur
OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan
Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol
Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara
Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?