Kamis, 15 Oktober 2026

Gakkum LHK Gagalkan Perdagangan Kulit Harimau Sumatera di Riau

- Minggu, 11 Juni 2023 01:10 WIB
Gakkum LHK Gagalkan Perdagangan Kulit Harimau Sumatera di Riau

Kitakini.news - Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggagalkan perdagangan kulit harimau Sumatera di Riau.  Saat rilis kasus di Kantor Gakkum LHK Sumatera, di Pekanbaru, Kamis (8/6/2023). Polisi kehutanan juga menangkap dua orang penjual kulit harimau.

Baca Juga:

Tim Balai Gakkum LHK menangkap penjual kulit harimau di sebuah hotel, Desa Teluk Meranti, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Senin (5/6/2023). Dua penjual kulit harimau berinisial JI dan YW akan memperdagangkan organ satwa dilindungi ini kepada seorang pembeli.

Petugas menyita dua kulit harimau Sumatera dan empat taring dari tangan tersangka. Tim penyidik membawa barang bukti dan dua penjual kulit harimau ke Balai Gakkum LHK Sumatera Wilayah II, Pekanbaru.

Menurut penyidik Gakkum LHK Supriyadi, dua kulit harimau dan empat taring satwa langka ini akan dijual seharga Rp60 juta. Pemilik kulit harimau masih diburu. Diduga, harimau yang dibunuh berasal dari habitatnya di Pelalawan.

Para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alama Hayati dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Populasi harimau Sumatera di Riau terancam punah akibat perburuan liar dan kerusakan habitat. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau memperkirakan, harimau Sumatera di Provinsi Riau hanya tersisa 190 ekor.

 

 

 

Kontributor: Azzareen

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Suasana Haru dan Prosesi Adat Melayu Warnai Pisah Sambut Kapolda Riau

Suasana Haru dan Prosesi Adat Melayu Warnai Pisah Sambut Kapolda Riau

BMKG: Kabut Asap Berasal Dari Sumsel dan Jambi

BMKG: Kabut Asap Berasal Dari Sumsel dan Jambi

Kabut Asap Makin Pekat, Polda Riau Bagikan Ribuan Masker di Pekanbaru

Kabut Asap Makin Pekat, Polda Riau Bagikan Ribuan Masker di Pekanbaru

Hutan Imbo Putui Riau, Benteng Alam Terakhir di Jantung Sumatera

Hutan Imbo Putui Riau, Benteng Alam Terakhir di Jantung Sumatera

Dominasi Wilayah Sumbagut, Riau Catat 7 Laporan Dugaan Pelanggaran Persaingan Usaha Sepanjang 2026

Dominasi Wilayah Sumbagut, Riau Catat 7 Laporan Dugaan Pelanggaran Persaingan Usaha Sepanjang 2026

Polda Riau Sita 140 Ton Arang Bakau di Pulau Rupat

Polda Riau Sita 140 Ton Arang Bakau di Pulau Rupat

Komentar
Berita Terbaru