Minggu, 30 Agustus 2026

Pegawai Koperasi Bunuh Diri di Gudang Kantor Usai Diputus Pacar

- Minggu, 11 Juni 2023 01:28 WIB
Pegawai Koperasi Bunuh Diri di Gudang Kantor Usai Diputus Pacar

Kitakini.news - Polsek Perdangangan mengevakuasi jasad Juan Felix Tampubolon (22) yang meninggal gantung diri di gudang kantor Koperasi tempatnya bekerja. Korban diduga frustasi lantaran diputus pacarnya sehingga memilih bunuh diri.

Baca Juga:

Polisi menemukan secarik kertas yang ditulis korban sebelum ditemukan meninggal di Kantor Koperasi Perumahan Java Residensi, Huta V Nagori Bandar Jawa, Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, Jumat (9/6/2023) sekira pukul 09.30 WIB.

"Diduga korban melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri akibat korban mengalami frustasi ditinggalkan atau diputuskan oleh pacarnya sesuai dengan surat yang ditulis oleh korban yang ditemukan di saku celana korban," ujar Kanit Reskrim Posel Perdagangan, Iptu Fritsel Sitohang, Sabtu (10/6/2023).

Polisi mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan saksi Oktriawan Lumban Raja yang juga rekan kerjanya tak mendapati korban berada di kamar tidur. Saksi lalu mencari dan menemukan korban telah tergantung di gudang.

Saksi yang terkejut melihat pemandangan aneh lantas membangun rekan kerja lainnya. Temuan itu lalu mereka teruskan kepada kepala lingkungan setempat.

Iptu Fritsel mengatakan pihaknya yang tiba di lokasi lalu mengevakuasi jenazah yang tergantung di gudang kantor, memeriksa saksi-saksi dan barang bukti serta menggelar olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Perdagangan, lanjutnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan mengarah pada tanda seseorang bunuh diri seperti luka jeratan pada leher, alat kelamin mengeluarkan sperma serta lidah menjulur keluar.

"Jenazah korban kemudian diserahkan ke rumah neneknya di Jalan Mataram, Kota Pematangsiantar," ujarnya.







Kontributor: Tumpal Tanjung

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata

Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata

Kepala SMA Negeri 1 Telukdalam Sampaikan Klarifikasi, Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas Sekolah

Kepala SMA Negeri 1 Telukdalam Sampaikan Klarifikasi, Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas Sekolah

Keluarga Winda Lorenza Gowasa Demo Polda Sumut, Desak Scientific Investigation

Keluarga Winda Lorenza Gowasa Demo Polda Sumut, Desak Scientific Investigation

QRESTO, Inovasi Rico Waas Persempit Celah Kebocoran Pajak Restoran di Medan

QRESTO, Inovasi Rico Waas Persempit Celah Kebocoran Pajak Restoran di Medan

Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia

Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia

Komentar
Berita Terbaru