Rabu, 19 Agustus 2026

Campak Mewabah di Sumenep, 17 Orang Meninggal

Fitri - Senin, 25 Agustus 2025 21:53 WIB
Campak Mewabah di Sumenep,  17 Orang Meninggal
ig@puskesmas_manding
Poster penyakit campak
Kitakini.news - Penyakit campak mewabah di Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur. Tercatat sudah 17 orang yang meninggal.

Melansir berbagai sumber, Senin (25/8/2025), Data terakhir, tercatat ada 2.035 kasus suspek campak. Sebanyak 17 di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Baca Juga:

Pun, hingga saat ini, RS Muh. Anwar Sumenep sedang menangani enam belas orang anak pasien campak.

"Alhamdulillah 16 orang anak pasien campak kondisinya sudah stabil dan insya Allah hari ini akan ada dua orang yang dipulangkan," kata kokter spesialis anak RSUD Muh Anwar Sumenep, Anita.

Anita mengatakan, peningkatan jumlah kasus campak di Sumenep diakibatkan minimnya pengetahuan dari masyarakat tentang pentingnya pencegahan.

Anita menjelaskan, campak yang disebabkan oleh virus hanya bisa dicegah lewat vaksinasi campak dasar dan booster.

Sebagai informasi, campak merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak atau Morbilivirus.

Virus dapat menyebar melalui udara saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Gejala campak mulanya tampak seperti flu. Namun, ada beberapa gejala khusus yang membedakan, salah satunya adalah ruam merah yang dimulai dari wajah lalu menyebar ke bagian tubuh lain.

Penyakit menular ini umumnya menyerang kelompok anak. Orang dewasa yang tidak pernah mendapatkan vaksin juga jadi kelompok berisiko.

Terkait itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan vaksinasi campak rubela (MR) secara massal atau outbreak response immunization (ORI) untuk menangani kejadian luar biasa (KLB) campak di Sumenep.

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim telah mengirimkan 9.825 vial vaksin MR dari Kementerian Kesehatan ke Dinas Kesehatan Sumenep untuk pelaksanaan vaksinasi yang dimulai hari ini, Senin (25/8/2025) dan ditargetkan tuntas hingga Minggu (14/9/2025).

Vaksinasi MR yang tidak merata menjadi permasalahan mewabahnya campak di Sumenep.

Dari 17 warga yang dilaporkan meninggal dunia, 16 korban di antaranya terkonfirmasi tidak pernah menjalani imunisasi, sedangkan satu lainnya tidak lengkap imunisasi.

"Jika ada yang belum terjangkau, maka harus dilakukan penjangkauan oleh masyarakat di lini paling bawah," ucapnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ciri Orang yang Suka Cari Kambing Hitam, dari Playing Victim hingga Kurang Empati

Ciri Orang yang Suka Cari Kambing Hitam, dari Playing Victim hingga Kurang Empati

Gisel Ogah Jadi Orang Tua Kaku, Pilih Jadi Bestie Gempi

Gisel Ogah Jadi Orang Tua Kaku, Pilih Jadi Bestie Gempi

Jangan Sok High Class, Hindari Tingkah Ini Biar Nggak Disebut Norak

Jangan Sok High Class, Hindari Tingkah Ini Biar Nggak Disebut Norak

Datang untuk Rujuk, Perempuan Ditemukan Tewas Dengan Luka Tembak di Perumahan Bumi Asri

Datang untuk Rujuk, Perempuan Ditemukan Tewas Dengan Luka Tembak di Perumahan Bumi Asri

Rutin Merapikan Kasur Itu Tanda Orang Bertanggung Jawab, Ini Kepribadian Lainnya

Rutin Merapikan Kasur Itu Tanda Orang Bertanggung Jawab, Ini Kepribadian Lainnya

Ciri Orang yang Tidak Terima Kritik, dari Sulit Kendalikan Emosi hingga Merasa Jadi Korban

Ciri Orang yang Tidak Terima Kritik, dari Sulit Kendalikan Emosi hingga Merasa Jadi Korban

Komentar
Berita Terbaru