Selasa, 21 Juli 2026

Gangguan Kesehatan Ini Bikin Sering Kentut, Segera Periksa!

Fitri - Senin, 20 Juli 2026 17:49 WIB
Gangguan Kesehatan Ini Bikin Sering Kentut, Segera Periksa!
pexels.com
Ilustrasi, reaksi ketika ada yang kentut
Kitakininews.co.id - Kentut atau buang angin alias buang gas bukan sekadar soal bau dan suara yang tak sedap. Bisa jadi, jika sering dan berlebihan, ini terkait dengan gangguan kesehatan.

Melansir Cleveland Clinic, Senin (20/7/2026), kentut merupakan proses alami tubuh dalam sistem pencernaan. Rata-rata seseorang dapat kentut sekitar 10 hingga 20 kali dalam sehari.

Baca Juga:

Artinya, jumlah tersebut masih tergolong normal karena setiap manusia menghasilkan gas selama proses metabolisme.

Dengan kata lain, kentut merupakan mekanisme alami tubuh untuk membuang gas yang menumpuk di usus.

Meski normal, frekuensi kentut yang berlebihan memang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan memicu kekhawatiran.

Dalam kondisi tertentu, kentut berlebihan dapat berkaitan dengan gangguan kesehatan, terutama pada sistem pencernaan.

Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kentut berlebih:

1. Intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa terjadi ketika tubuh kekurangan enzim laktase yang berfungsi mencerna gula susu.

Akibatnya, laktosa tidak tercerna dengan baik dan difermentasi oleh bakteri usus sehingga menghasilkan gas berlebih.

2. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

IBS merupakan gangguan fungsi usus yang dapat menyebabkan perut kembung, nyeri perut, serta perubahan pola buang air besar.

Sensitivitas usus yang tinggi juga membuat produksi gas meningkat.

3. Penyakit radang usus

Peradangan kronis pada saluran cerna dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi.

Makanan yang tidak tercerna sempurna kemudian menghasilkan gas lebih banyak di usus besar.

4. Penyakit celiac

Penyakit ini terjadi akibat reaksi sistem imun terhadap gluten.

Kerusakan pada usus halus membuat proses pencernaan terganggu sehingga gas lebih mudah terbentuk.

5. GERD (asam lambung naik)

Gangguan refluks asam lambung dapat menyebabkan seseorang lebih sering menelan udara saat makan atau sendawa, yang akhirnya meningkatkan gas di saluran pencernaan.

6. Sembelit kronis

Saat feses tertahan terlalu lama di usus besar, bakteri akan terus memfermentasi sisa makanan sehingga gas semakin menumpuk.

7. Pertumbuhan bakteri berlebih di usus kecil

Kondisi ini terjadi ketika bakteri di usus kecil berkembang secara berlebihan. Aktivitas bakteri tersebut menghasilkan gas dalam jumlah tinggi sehingga menyebabkan seseorang sering kentut dan merasa kembung.

Selain itu, beberapa penyakit saraf seperti Parkinson atau multiple sclerosis juga dapat memengaruhi sistem pencernaan sehingga memicu produksi gas berlebih.

Catatan, ketika muncul pertanyaan sering kentut tanda penyakit apa, jawabannya tidak selalu berkaitan dengan penyakit serius.

Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan jika terjadi terus-menerus.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ayo! LakukanTiga Hal Sederhana Ini agar Gula Darah Tak Naik Usai Makan

Ayo! LakukanTiga Hal Sederhana Ini agar Gula Darah Tak Naik Usai Makan

Satu Korban Ledakan Grand Polonia Ditemukan Tewas, Polisi dan PGN Beda Pendapat Soal Penyebab

Satu Korban Ledakan Grand Polonia Ditemukan Tewas, Polisi dan PGN Beda Pendapat Soal Penyebab

Soal Ledakan di Grand Polonia Medan, PGN: Hasil Tes Gas Metana 0 ppm

Soal Ledakan di Grand Polonia Medan, PGN: Hasil Tes Gas Metana 0 ppm

Kapolrestabes Medan: Ledakan Rumah di Grand Polonia Diduga Akibat Kebocoran Gas Tanam

Kapolrestabes Medan: Ledakan Rumah di Grand Polonia Diduga Akibat Kebocoran Gas Tanam

Harga Bright Gas Turun di Regional Sumbagut, Ini Rincian Terbarunya!

Harga Bright Gas Turun di Regional Sumbagut, Ini Rincian Terbarunya!

Tangis Jonathan Frizzy Pecah saat Dikasih Makanan Bekas Tikus

Tangis Jonathan Frizzy Pecah saat Dikasih Makanan Bekas Tikus

Komentar
Berita Terbaru