Minggu, 30 Agustus 2026

Darurat, Setiap Hari Satu dari Empat Perempuan Alami Kekerasan

Fitri - Minggu, 25 Mei 2025 20:35 WIB
Darurat, Setiap Hari Satu dari Empat Perempuan Alami Kekerasan
Ilustrasi/freepik
Gesture perempuan menolak kekerasan
Kitakini.news - Indonesia memasuki masa darurat kasus kekerasan pada perempuan. Pasalnya, dalam sehari, ada satu dari empat orang yang alami kekerasan.

Setidaknya, melansir berbagai sumber, Minggu (25/5/2025), hal ini diungkapkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi.

Baca Juga:

"Satu dari empat perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan, baik secara fisik maupun seksual," ujar Arifah.

Arifah tak sekadar cakap, angka tersebut didapat berdasarkan data yang masuk ke Kementerian PPPA pada 2024 lalu. Perempuan usia 15-64 tahun menjadi korban kekerasan terbanyak.

Data tersebut juga memperlihatkan, satu dari dua anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan.

"Saat ini kita dalam kondisi darurat kekerasan," ujar Arifah.

Kementerian PPPA pun mencatat sebanyak 12.416 perempuan di Indonesia menjadi korban kekerasan seksual dan fisik sepanjang 2024.

Artinya, perempuan dan anak sangat rentan mengalami kekerasan, baik di lingkungan rumah tangga atau di ruang publik.

"Data ini sesungguhnya belum menunjukkan angka sebenarnya karena masih menjadi fenomena gunung es," ujar Arifah.

Untuk menangani hal tersebut, KPPPA telah menyiapkan berbagai program besar. Salah satunya adalah Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang berbasis desa.

Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan call center SAPA 129 untuk pengaduan kekerasan yang dialami.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Bunda PAUD Gunungsitoli Kunjungi KB Kasih Karunia, Dorong Pendidikan dan Kesehatan Anak Usia Dini

Bunda PAUD Gunungsitoli Kunjungi KB Kasih Karunia, Dorong Pendidikan dan Kesehatan Anak Usia Dini

Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata

Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata

Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia

Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia

Sebut Pacar Jarang di Indonesia, Aura Kasih: Profesional

Sebut Pacar Jarang di Indonesia, Aura Kasih: Profesional

Ketika Kesetaraan Gender di Medan Tak Sekadar Wacana Romantisme Belaka

Ketika Kesetaraan Gender di Medan Tak Sekadar Wacana Romantisme Belaka

Komentar
Berita Terbaru