Langka! Ada Bayi di Aceh Lahir dengan 15 Jari Kaki
Namun, ada ywng berbeda dengan seorang bayi di Aceh. Dia lahir dengan 15 jari.
Baca Juga:
Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/11/2025), bayi dengan kondisi langka ini memiliki 10 jari di kaki kirinya atau secara ilmiah disebut mirror foot atau polidikti.
Sebagai informasi, mirror foot merupakan bentuk ekstrem dan anomali kongenital yang sangat langka. Insiden ini terjadi pada 1 dari 1000 kelahiran di dunia.
Rekomendasi penanganan untuk kondisi ini sangat terbatas. Sebagian besar kasus harus ditangani sebelum usia bayi bertambah.
Kasus ini ditemukan oleh tim dokter Aceh yang menangani. Tim dokter juga menemukan struktur tulang yang bertambah. Kondisi ini ditemukan lewat proses radiologi.
"Pemeriksaan klinis menunjukkan kaki kiri (bayi) memiliki sepuluh jari," tulis dokter dalam studi.
Studi temuan kasus ini dipublikasikan dalam Journal of International Surgery and Clinical Medicine (JISCM) pada 2024 lalu.
Dari hasil pemeriksaan, sang ibu tak menunjukkan masalah apa pun saat mengandung.
Pun bayi tersebut tidak memiliki riwayat hubungan sedarah, riwayat kelainan serupa, dan lahir dalam kondisi cukup bulan.
Bayi mengalami congenital talipes equinovarus (CTEV) atau kondisi kaki pengkor dan genu recurvatum (lutut melengkung ke belakang).
Sang bayi pun harus menjalani operasi untuk membentuk kaki yang lebih fungsional dengan tampilan yang wajar.
Setelah enam bulan pasca-operasi, bentuk kaki bayi tampak wajar. Namun, kemampuan berjalan belum dapat nilai karena usia pasien masih terlalu muda.
Karena keterbatasan fasilitas di Aceh, pasien kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit ortopedi anak di Jakarta untuk penanganan lanjutan.
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sarudik, Buru Jaringan Pemasok
Bangkit dari Lumpur Bencana, Petani Aceh Tamiang Sukses Dongkrak Produksi Melon Golden hingga 3 Ton
Gempa M6,4 Guncang Pematangsiantar, Getaran Terasa hingga Medan
Jari Terjepit Pintu dan Tangan Kena Keju Panas, Rachel Vennya: Sakitan Mulut Netizen
Tring Pegadaian Tembus 427,8 Ribu Nasabah di Aceh-Sumut