Bawa Bayi Naik Pesawat, Siapa Bilang Tidak Boleh? Ini Syaratnya
Padahal, seharusnya tidak masalah. Membawa bayi naik pesawat bukanlah hal yang tabu, selama persiapannya matang.
Baca Juga:
Melansir berbagai sumber, Kamis (23/4/2026), dengan persiapan yang matang dan trik yang tepat, pengalaman terbang bersama si kecil bisa menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.
Kunci utama dalam membawa bayi naik pesawat adalah mengelola ekspektasi dan memastikan kebutuhan bayi terpenuhi sepanjang perjalanan.
Nah, berikut beberapa syarat atau persiapan membawa bayi naik pesawat:
1. Surat-surat penting
Pastikan surat-surat penting seperti akta kelahiran bayi, paspor (jika perjalanan ke luar negeri), dan surat keterangan dokter (jika diperlukan) sudah siap.
2. Pilihan waktu
Pilih waktu penerbangan yang sesuai dengan jadwal tidur bayi, misalnya di malam hari atau saat jam tidur siang. Hal ini untuk meminimalkan gangguan.
3. Pilihan kursi
Saat memesan tiket, pertimbangkan untuk memilih kursi dekat jendela agar bayi memiliki pemandangan luar, atau kursi barisan depan yang biasanya lebih lapang.
Beberapa maskapai juga menyediakan bassinet atau ranjang bayi yang bisa dipasang di dinding kabin, jadi jangan ragu untuk menanyakannya saat pemesanan tiket.
4. Lindungi kuping
Masalah telinga sakit akibat perubahan tekanan udara adalah keluhan umum saat lepas landas dan mendarat.
Untuk mengatasinya, berikan bayi minum (ASI, susu formula, atau air) atau empeng saat pesawat lepas landas dan mulai turun. Gerakan menelan akan membantu menyamakan tekanan di telinga.
5. Tas perlengkapan
Siapkan tas perlengkapan bayi yang mudah diakses. Isi tas dengan segala kebutuhan dasar, seperti popok, tisu basah, beberapa pakaian ganti, kantong plastik untuk popok bekas, dan mainan favorit si kecil.
6. Mainan dan camilan
Bawa beberapa mainan baru yang belum pernah dilihat bayi untuk menjaga perhatiannya. Camilan ringan juga bisa menjadi penyelamat saat bayi mulai rewel.
7. Tenang dan sabar
Jangan ragu untuk berjalan-jalan kecil di lorong kabin untuk mengubah suasana dan meregangkan kaki bayi. Berinteraksi dengan pramugari atau penumpang lain juga bisa mengalihkan perhatian bayi.
Yang terpenting, tetap tenang dan sabar. Bayi dapat merasakan kecemasan orang tuanya, jadi sikap positif Anda akan sangat membantu membuat perjalanan terasa lebih santai bagi semua orang.
Hamil di Usia 43 Tahun, Audy Alami Keguguran
Gisel Ogah Jadi Orang Tua Kaku, Pilih Jadi Bestie Gempi
Selamat! Irish Bella Hamil Anak Pertama dari Haldy Sabri
Anak Ikut Ayah Syuting Film, Paula Verhoeven: Pendidikan Jangan Ditinggali Ya
Haru dan Ceria, 120 Anak Berkebutuhan Khusus di Aceh Tamiang Rayakan Hari Anak Nasional 2026