Gisel Ogah Jadi Orang Tua Kaku, Pilih Jadi Bestie Gempi
Melansir berbagai sumber, Senin (10/8/2026), Gisel pun sadar bahwa pola asuh zaman dulu yang diterapkan oleh ibundanya tak bisa ditelan mentah-mentah.
Baca Juga:
"Jadi ilmu-ilmu parenting yang aku tahu dari Mama, itu mau dipakai langsung semuanya ke Gempi kayaknya nggak semuanya fit," ujar Gisel.
Artinya, zaman yang terus berkembang menuntut para orang tua untuk ikut adaptif.
Itulah sebab, Gisel memilih untuk tak terlalu kaku. Dibanding melarang ini-itu dengan aturan ketat, Gisel lebih mengutamakan pendekatan secara emosional dan komunikasi yang terbuka.
"Kayaknya aku yang lebih maksa untuk mendekatkan diri sebagai best friend supaya dia bisa terbuka sama kita," jelasnya.
Bagi Gisel, mengawasi anak selama 24 jam penuh di dunia digital tentu hal yang mustahil. Oleh karena itu, kunci utamanya terletak pada rasa saling percaya serta pendampingan yang konsisten dari hari ke hari.
Ia kerap menyelipkan edukasi sederhana mengenai do and don'ts melalui obrolan santai sehari-hari tanpa terkesan menginterogasi.
Gisel juga tak memungkiri pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang bagi tumbuh kembang Gempi.
Di tengah banyaknya pilihan saat ini, ia mengaku harus lebih selektif dan bijak memilih asupan harian sang anak.
Namun bagi Gisel, makanan bergizi saja tak cukup jika tidak diimbangi dengan kehadiran nyata sosok orang tua di samping anak.
"Kita juga harus lebih bijak memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang mereka," pungkas Gisel.
Hamil di Usia 43 Tahun, Audy Alami Keguguran
Selamat! Irish Bella Hamil Anak Pertama dari Haldy Sabri
Anak Ikut Ayah Syuting Film, Paula Verhoeven: Pendidikan Jangan Ditinggali Ya
Haru dan Ceria, 120 Anak Berkebutuhan Khusus di Aceh Tamiang Rayakan Hari Anak Nasional 2026
Asri Welas Mau Mewarisi Kebaya, tapi Tak Punya Anak Perempuan