Kamis, 23 Juli 2026

Kecewa Kinerja Faisal, IMM Sumut Geruduk Kantor Bupati Langkat

- Rabu, 05 Juni 2024 10:12 WIB
Kecewa Kinerja Faisal, IMM Sumut Geruduk Kantor Bupati Langkat
Teks foto : Massa IMM melakukan unjuk rasa di gerbang kantor Bupati Langkat. (Junaidi)

Kitakini.news -Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM) Sumut geruduk Kantor Bupati Langkat, Selasa (4/6/2024). Mereka mengungkapkan kekecewaannya dengan melempar telur, atas kinerja dan sikap PJ Bupati Langkat H M Faisal Asrimy yang dinilai tak becus.

Baca Juga:

Dalam orasinya para mahasiswa sempat melakukan aksi teatrikal dengan membakar pocong persis di depan pagar Kantor Bupati Langkat.

Berbagai poster kritikan kepada Faisal pun dibentangkan mahasiswa dalam aksi itu. Diantaranya terkait dugaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Faisal yang dinilai manipulatif. Serta kritikan terkait adanya dugaan fee proyek pada Dinas PUPR Kabupaten Langkat.

"Kami mau mendengar langsung dari Pj Bupati Langkat terkait dugaan manipulasi LHKPN. Sudah sepantasnya mahasiswa mencari data terkait keterbukaan informasi publik," ujar kordinator aksi Ari Armanda.

Massa juga menyampaikan tentang capaian penurunan stunting yang diklaim Faisal. Dimana penurunan stunting 1,7 persen terjadi pada tahun 2022 – 2023 silam.

Kalaupun dinilai berhasil, dana yang dikucurkan untuk mengatasi stunting di Kabupaten Langkat sebesar Rp71 Miliar sepanjang 2022 hingga 2023. Angka 1,7 persen dari besaran dana tersebut, sangat patut disebut jauh dari kata berhasil.

Selain itu dugaan adanya fee proyek di Dinas PUPR Langkat juga disoroti kelompik mahasiswa tersbut. "Copot Kepala Dinas PUPR Kabupaten Langkat terkait adanya dugaan fee proyek di dinas tersebut," tutur Ari.

Hal itu terkait dugaan adanya Kolusi dan Nepotisme di Pemkab Langkat yang melibatkan Dinas PUPR, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Dimana, adanya penambahan persyaratan tender yang dinilai tidak objektif dan diskriminatif terhadap kontraktor di Kabupaten Langkat.

Persyaratan itu dinilai sebagai langkah mempersulit rekanan lokal dan memuluskan segelintir kelompok tertentu sebagai pemenang lelang. "Jika hal ini benar, maka kami meminta pihak berwajib dalam hal ini Kejatisu untuk memeriksa dugaan tersebut," tegas Ari.

Meski sempat terjadi aksi saling dorong di pagar dengan Satpol PP dan aparat kepolisian, namun mahasiswa terus berupaya masuk untuk bertemu Faisal. Karena kalah jumlah, kelompok mahasiswa tersebut tak bisa menerobos pagar Kantor Bupati Langkat.

Sebelum membubarkan diri, aksi melempar telur sempat mewarnai aksi tersebut. Mereka akan datang kembali ke kantor itu dengan massa yang lebih banyak lagi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Di Seminar Literasi AI, Kominfo Medan Ajak Mahasiswa Bijak Manfaatkan Kecerdasan Buatan

Di Seminar Literasi AI, Kominfo Medan Ajak Mahasiswa Bijak Manfaatkan Kecerdasan Buatan

Budi Pranoto Bantah Perintah Baron Serahkan Uang ke Saiful Abdi dan Kepala BPKAD Langkat

Budi Pranoto Bantah Perintah Baron Serahkan Uang ke Saiful Abdi dan Kepala BPKAD Langkat

Kasus OTT Langkat, Gubernur Bobby Nasution dan Tiorita Bertemu serta Pernah Ingatkan Bupati

Kasus OTT Langkat, Gubernur Bobby Nasution dan Tiorita Bertemu serta Pernah Ingatkan Bupati

Gubernur Bobby Nasution setelah Tiorita jadi Plt Bupati Langkat : Teguran Secara Satir

Gubernur Bobby Nasution setelah Tiorita jadi Plt Bupati Langkat : Teguran Secara Satir

Kronologi Ondim Korup Uang Seragam Sekolah dan Temuan 55 Kg Platinum

Kronologi Ondim Korup Uang Seragam Sekolah dan Temuan 55 Kg Platinum

Syah Afandin, Dari Istilah Ongkos Dimuka Jadi Tersangka Gegara “Bayar Belakangan”

Syah Afandin, Dari Istilah Ongkos Dimuka Jadi Tersangka Gegara “Bayar Belakangan”

Komentar
Berita Terbaru