AHY Sebut Lahan untuk Kombatan GAM Itu Prioritas, Awal Oktober Bisa Diserahkan
Melansir berbagai sumber, Rabu (17/7/2024), hal ini diungkapkan tim khusus dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Baca Juga:
"Pak Menteri AHY menegaskan bahwa penyelesaian lahan bagi para mantan Kombatan GAM ini merupakan prioritas, yang ingin beliau selesaikan dalam masa jabatan beliau," jelas Staf Khusus Menteri, Sri Made Rai.
Sebagai informasi, lahan yang dimaksud merupakan janji negara yang dituangkan dalam perjanjian perdamaian Pemerintah RI-GAM di Helsinki 2005.
"Karena ini janji negara yang sudah tertunda 19 tahun," tambah Sri Made Rai.
Dalam pelaksanaannya, Gubernur Aceh dan Kementerian ATR/BPN mengusulkan pelepasan lahan hingga 22 ribu hektare di Kabupaten Aceh Timur, sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Lahan dalam satu hamparan itu akan diberikan Hak Kepemilikan Bersama yang akan dikelola lembaga Wali Nanggroe untuk kesejahteraan 3.000 mantan Kombatan GAM dan keluarga.
"Alhamdulillah kita bisa menyepakati timeline penyelesaian lahan bagi para mantan Kombatan GAM. Insya Allah paling lambat awal Oktober sudah bisa dilakukan penyerahan," kata Dirjen Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN Dr Dalu Agung Darmawan yang memimpin tim khusus utusan Menteri AHY di Banda Aceh.
Kejar-kejaran di Medan, Polisi Tabrak Mobil Pembawa Ganja
Aceh Tengah Pulihkan 1.496 Hektare Sawah, Target Siap Tanam Awal September
Timnas Voli Putra Indonesia Geber Persiapan Asian Games
Serukan Aksi Nyata Bencana NTT dan Sumatera, Bahlil Lahadalia Imbau OKP Karya Kekaryaan Dukung Pemerintah Bantu Korban Bencana
Bangkit dari Lumpur Bencana, Petani Aceh Tamiang Sukses Dongkrak Produksi Melon Golden hingga 3 Ton