Harimau Sumatera Mati Terjerat di Agam
Kitakini.news -Harimau Sumatera mati karena terjerat di Nagari Sungai Pua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Baca Juga:
Menurut Kepala Balai Konservasi
Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Lugi Hartanto, Harimau Sumatra bekelamin
betina itu mati karena Trakhea pecah Fraktur pada tulang leher dan
mengakibatkan gagal bernafas.
Sungai.
"Harimau Sumatra terjerat pada leher itu diperkirakan berumur 2 - 3 tahun dan belum pernah melahirkan," ujar Lugi Hartanto saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan seluler dari Padang, Sabtu (27/7/2024).
Lugi menjelaskan, Wali Nagari Sungai Pua melaporkan bahwa warganya atas nama Syafri Martias (42) melihat seekor satwa Harimau terjerat tidak jauh dari lokasi sawah, pukul 15.30 WIB, Kamis (25/7/2024),
Tim BKSDA Seksi Konservasi Wilayah I, selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Palembayan dan aparat Kecamatan untuk persiapan evakuasi.
"Tim menemukan satwa dilindungi itu sudah dalam kondisi mati karena terjerat
kawat yang melilit bagian leher. Spesifikasi jerat termasuk dalam jerat untuk
babi hutan," imbuhnya.
Sebelumnya, Harimau jenis kelamin betina itu sudah dimonitor Balai KSDA Sumbar sejak Maret 2024. BKSDA sudah memasang kandang jebak sebanyak 3unit karena konflik satwa, namun belum berhasil ditangkap.
"Selanjutnya tim dibantu masyarakat dan Polri mengevakuasi tubuh satwa harimau diangkut ke Padang untuk di`lakukan Neukropsi di Rumah Sakit Hewan Sumbar. Setelah Nekropsi pada Jumat (26/7/2024) pukul 07.30 WIB bangkai Harimau dikuburkan," terangnya.
Berdasarkan hasil Nekropsi, Harimau mati karena Trakhea pecah Fraktur pada
tulang Leher dan mengakibatkan gagal nafas karena terjerat pada leher. "Harimau
diperkirakan berumur 2 - 3 tahun dan belum pernah melahirkan," tandasnya. (**)
Pria Ini Sempat Tawarkan Jasa Menjual AC Korban, Ternyata Modus Pencurian
Gerakan Gaspol Polres Padangsidimpuan Sasar Bantuan ke Ojol Perempuan dan Panti Jompo
Petugas Tangkap Pelaku Peredaran Narkotika, Hasil Pengembang Penangkapan Sebelumnya
Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Peredaran 58 Gram Paket Ganja
Kecelakaan Tunggal di Kelurahan Timbangan Kota Padangsidimpuan, Satu Penumpang Tewas