Tim SAR Masih Mencari Dua Korban Hilang di Banjir Bandang Sibolangit
Kitakini.news - Pasca banjir bandang yang menerjang empat rumah warga dan satu rumah ibadah, di dusun II Cinkam, Desa Martelu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Baca Juga:
Hingga senin sore (25/11/2024), tim SAR dibantu warga terus melakukan pencarian dua korban hilang.
Dengan menyisiri aliran sungai,pencarian juga dibantu dengan menggunakan mesin kompresor air, untuk memudahkan tim mencari korban yang diduga masih tertimbun material lumpur.
Hari kedua pencarian korban hilang usai diterjang bencana alam banjir bandang pada Sabtu malam (23/11/2024), tim SAR mulai melakukan pencarian pada Senin pagi (25/11/2024).
Pencarian korban atas nama Gerge Barus (40 tahun),difokuskan di lokasi penemuan jenazahisterinya. Jenazah sang istri terjepit batang kayu di pinggiran aliran sungai.
Setelah sepuluh jam lebih melakukan pencarian tanpa hasil, tim gabungan yang terdiri dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah, BPBD Kabupaten Deliserdang dan Tim Basarnas belum berhasil menemukan jasad korban.
Tim gabungan yang terdiri dari tiga tim melakukan penyisiran di aliran sungai dusun II Cinkam, sementara dua tim lainnya melakukan pencarian di daerah aliran hilir sungai.
Danru tim pencarian korban hilang, Jico Purba, menyebutkan hingga Senin sore data korban akibat banjir bandang sebanyak 4 korban meninggal dunia, 2 korban hilang dan sembilan korban luka-luka.
Rencananya pencarian korban hilang akan digelar selama 7 hari, dimana nantinya pencarian akan diperluas jika memasuki hari ketiga, kedua korban juga belum dapat ditemukan.
Ini Daftar Korban Ledakan Grand Polonia: Tiga Meninggal, Empat Selamat
Korban Terakhir Ledakan Grand Polonia Ditemukan, Total Tiga Orang Meninggal Dunia
Enam Korban Ledakan Grand Polonia: Dua Tewas, Dua Dirawat, Satu Masih Dalam Pencarian
Satu Korban Ledakan Grand Polonia Ditemukan Tewas, Polisi dan PGN Beda Pendapat Soal Penyebab
Sempat Kabur Saat Banjir Bandang, 45 WB Lapas Kuala Kembali