Selasa, 06 Oktober 2026

Warga Desa Simonis, Aek Natas Desak Pemprovsu Selesaikan Pembangunan Jalan Labura-Toba

Heru - Selasa, 11 Maret 2025 18:03 WIB
Warga Desa Simonis, Aek Natas Desak Pemprovsu Selesaikan Pembangunan Jalan Labura-Toba
(Dok. DPRD Sumut)
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Erni Ariyanti Sitorus SH M.Kn saat menggelar reses di daerah pemilihan Sumut VI, meliputi Kabupaten Labura, Labuhanbatu dan Labusel.

Kitakini.news - Masyarakat Desa Simonis, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melanjutkan kembali penyelesaian pembangunan jalan penghubung Labura-Toba yang hanya berkisar 7 sampai 8 Kilometer lagi.

Baca Juga:

Sebab, jalan penghubung Labura-Toba tersebut merupakan akses vital untuk sarana transportasi bagi masyarakat 2 kabupaten yang akan mengangkut hasil pertanian maupun kebun.

"Bila jalan penguhubung Labura-Toba ini semuanya tuntas dibangun, maka akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Sebab, jarak dan waktu tempuh yang dilakukan bisa lebih cepat bila melalui jalur ini," ucap Warga Desa Simonis, Kecamatan Aek Natas saat menyampaikan aspirasi dihadapan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Erni Ariyanti Sitorus SH M.Kn saat menggelar Reses di daerah tersebut, Selasa (11/3/2025).


Jokowi, ketika masih menjadi Presiden beberapa waktu lalu melihat jalan rusak di Labura.

Menanggapi aspirasi warga, Erni menjelaskan bahwa jalan penghubung Labura-Toba itu sudah dibangun beberapa waktu lalu dengan tujuan sebagai sarana dan prasarana penghubung 2 kabupaten serta peningkatan perekonomian masyarakat.

"Namun sampai hari ini, masih ada beberapa ruas jalan sepanjang 7 sampai 8 Kilometer yang belum diaspal Hotmix (Menuju Parsuburan) Kabupaten Toba. Meski demikian sebagai wakil rakyat, saya akan mengupayakan agar Pemprovsu segera melanjutkan pembangunan maupun perbaikan terhadap kondisi jalan penghubung tersebut," terang Erni yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut 6 meliputi Kabupaten Labura, Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Erni juga mengungkapkan, bahwa desa-desa yang masuk dan berada disepanjang Jalan Penghubung Labura-Toba ini memiliki sumber daya alam (SDA) yang potensial meningkatkan perekonomian daerah. Sehingga akses jalan ini memang sangat dibutuhkan warga masyarakat kedua kabupaten tersebut.

"Usia kegiatan Reses ini, saya akan menyampaikan aspirasi bapak/ibu kepada Gubsu, Bapak Bobby Nasution pada sidang paripurna. Tak hanya itu, saya juga akan membahas hal ini dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut bersama Pemprovsu, guna mengetahui berapa anggaran yang ditampung dan mekanisme pelaksanaannya," pungkas Erni. (**)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kelompok Suporter Minta 40 Klub Tak Bikin Gaduh: PSMS Sedang Fokus Kejar Juara Championship

Kelompok Suporter Minta 40 Klub Tak Bikin Gaduh: PSMS Sedang Fokus Kejar Juara Championship

Ebenejer Ingatkan Disdik dan Sekolah Perkuat Sterilisasi Lingkungan, Persiapkan PJJ

Ebenejer Ingatkan Disdik dan Sekolah Perkuat Sterilisasi Lingkungan, Persiapkan PJJ

Peserta Diklat AMPG Babel Dapat Apresiasi Dari PP AMPG Untuk Diberangkatkan ke Kamboja

Peserta Diklat AMPG Babel Dapat Apresiasi Dari PP AMPG Untuk Diberangkatkan ke Kamboja

Ihwan Ritonga Dukung Prabowo, Rumah Sakit Jangan Bedakan Pasien BPJS dan Umum

Ihwan Ritonga Dukung Prabowo, Rumah Sakit Jangan Bedakan Pasien BPJS dan Umum

Harga Cabai Melonjak, Rudi Alfahri Minta Pemerintah Segera Intervensi Pasar

Harga Cabai Melonjak, Rudi Alfahri Minta Pemerintah Segera Intervensi Pasar

Yayasan Ono Niha Gelar Diskusi Publik tentang Peluang Pemekaran Provinsi Kepulauan Nias dan Dampak Pemekaran Dapil

Yayasan Ono Niha Gelar Diskusi Publik tentang Peluang Pemekaran Provinsi Kepulauan Nias dan Dampak Pemekaran Dapil

Komentar
Berita Terbaru