Sabtu, 04 Juli 2026

1.939 Nelayan di Langkat Masuk Kategori Miskin Ekstrim

- Selasa, 06 Mei 2025 23:30 WIB
1.939 Nelayan di Langkat Masuk Kategori Miskin Ekstrim
(Kitakini.news/Junaidi)
Bupati Langkat dan Gubernur Sumatera Utara foto bersama nelayan Langkat penerima bantuan asuransi BPJS

Kitakini.news -Bupati Langkat Syah Affandin mengungkapkan, sebanyak 1.939 orang nelayan di Kabupaten Langkat, masuk dalam kategori miskin ekstrim.

Baca Juga:

Hal ini disampaikan Ondim (sapaan akrab Bupati Langkat), saat acara penyerahan kartu BPJS ketenagakerjaan kepada nelayan, bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution di pendopo Jentera Malay, Kelurahan Kwala Bingai, Stabat, Selasa (6/5/2025).

Menurut Ondim, dari dataBadan Pusat Statistik (BPS) jumlah nelayan di Kabupaten Langkat mencapai 21.204 orang dan terbanyak berada di kecamatan Pangkalan Susu dengan jumlah nelayan 4.165 orang nelayan.

"Sebagai ujung tombak pembangunan perikanan di Kabupaten Langkat, tingkat ekonomi nelayan masih jauh dibawah kategori sejahtera," ujarnya.

Lanjut Ondim, mengacu data dari Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) maka jumlah nelayan di Langkat yang masuk dalam desil (kelompok kemiskinan) 1-4 sebanyak 7.052 jiwa. Dan terbanyak berada di desil 1 atau kategori miskin ekstrim dengan jumlah 1.939 jiwa," bebernya.

Sementara itu berdasarkan pemetaan kantong kantong kemiskinan, kepala keluarga miskin yang bekerja sebagai nelayan terbanyak berada di Kecamatan Secanggang dengan jumlah 1.787 jiwa.

"Diikuti Kecamatan Tanjung Pura dengan jumlah 1.642 jiwa nelayan, Kecamatan Sei Lepan dengan jumlah nelayan miskin 1.042 jiwa," terangnya.

Untuk membantu para nelayan Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) hari ini menyerahkan bantuan kartu BPJS ketenagakerjaan kepada 1.600 nelayan di Langkat.

"Sedangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat meng-alokasikan dana kepesertaan BPJS tenaga kerja untuk 500 nelayan di tahun 2025," tuturnya.

Ondim berharap dengan adanya bantuan asuransi BPJS ketenagakerjaan bagi nelayan, dapat memberikan kepastian bagi nelayan untuk mencari nafkah di laut dan meningkatan taraf hidup nelayan. (**)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Saksi Smartboard Langkat Tegaskan BAP ‘Disetel’ Jaksa, Dua Kali Pemanggilan ke Pengadilan Tipikor

Saksi Smartboard Langkat Tegaskan BAP ‘Disetel’ Jaksa, Dua Kali Pemanggilan ke Pengadilan Tipikor

Langkat Ulang Sejarah? Dari Terbit Rencana ke Syah Afandin, dan?

Langkat Ulang Sejarah? Dari Terbit Rencana ke Syah Afandin, dan?

Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Wabup Tiorita Menangis

Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Wabup Tiorita Menangis

KPK Amankan Bupati Langkat Syah Afandin dan 6 Orang

KPK Amankan Bupati Langkat Syah Afandin dan 6 Orang

OTT KPK di Binjai, Suasana Polrestabes Medan Terlihat Tenang

OTT KPK di Binjai, Suasana Polrestabes Medan Terlihat Tenang

Sesuai Arahan Bobby, Tim Terpadu Tindak Tegas Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kotanopan

Sesuai Arahan Bobby, Tim Terpadu Tindak Tegas Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kotanopan

Komentar
Berita Terbaru