Rabu, 26 Agustus 2026

Anggaran Pengharum Ruangan, Ulos dan Tanaman Hias DPRD Sumut Capai Ratusan Juta

Heru - Selasa, 27 Mei 2025 21:29 WIB
Anggaran Pengharum Ruangan, Ulos dan Tanaman Hias DPRD Sumut Capai Ratusan Juta
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Salah satu kain Ulos yang terpasang dibingkai dinding Gedung DPRD Sumatera Utara Jalan Imam Bonjol Medan.

Kitakini.news - Di tengah gencarnya seruan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan efisiensi anggaran dan memangkas belanja yang tidak prioritas, sejumlah pos pengeluaran di institusi pemerintah khususnya Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut) justru memunculkan tanda tanya besar.

Baca Juga:

Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran untuk sewa 20 titik Billboard mencapai Rp700 Juta, sementara pemeliharaan Videotron dan Video Wall masing-masing menyerap Rp200 Juta dan Rp105 Juta.

Selain itu, belanja untuk pengharum ruangan bahkan menembus angka Rp185 Juta, nyaris setara dengan anggaran pemeliharaan Sound System yang juga berada di angka Rp200 Juta.

Tak hanya itu, sewa tanaman hias dua kali tercatat dengan nilai total Rp183 Juta, belum termasuk pemeliharaan alat kantor, komputer, dan jaringan yang secara keseluruhan menelan dana lebih dari Rp1 Miliar. Bahkan belanja Ulos, yang belum jelas urgensi dan peruntukannya, turut dianggarkan sebesar Rp100 Juta.

Kondisi ini memicu sorotan tajam dari publik, mengingat Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya belanja yang fokus pada pelayanan publik dan dampak langsung bagi masyarakat.

"Anggaran harus digunakan secara tepat sasaran, tidak boleh ada pemborosan, apalagi untuk hal-hal yang tidak berdampak signifikan," ujar Presiden dalam pidatonya beberapa waktu lalu.

Dengan total belanja mencapai hampir Rp3 Miliar untuk kebutuhan yang tergolong non-esensial, pertanyaan pun mencuat, di mana komitmen terhadap efisiensi anggaran yang telah digaungkan dari Istana?

Belanja semacam ini dinilai harus dilakukan diaudit dan dievaluasi secara ketat. Sebab, masyarakat menuntut transparansi dan tanggung jawab. Belanja untuk pengharum ruangan ratusan juta itu dinilai mencederai rasa keadilan sosial.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Sekretariat DPRD Sumut mengenai rincian dan urgensi dari pos-pos anggaran tersebut. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Salmon Sumihar: Pengutipan Parkir Rp20 Ribu di Deleng Singkut Karo Rusak Kepercayaan Wisatawan

Salmon Sumihar: Pengutipan Parkir Rp20 Ribu di Deleng Singkut Karo Rusak Kepercayaan Wisatawan

HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara

HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara

Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara

Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara

Rapimnas DMDI di Medan, Said Aldi: DMDI Indonesia Sangat Mendukung Program Pemerintah Prabowo Yang Bermanfaat Bagi Ummat

Rapimnas DMDI di Medan, Said Aldi: DMDI Indonesia Sangat Mendukung Program Pemerintah Prabowo Yang Bermanfaat Bagi Ummat

Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu

Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu

Ricky Anthony Apresiasi Polres Dairi Gercep Amankan Pelaku Penganiayaan Anak

Ricky Anthony Apresiasi Polres Dairi Gercep Amankan Pelaku Penganiayaan Anak

Komentar
Berita Terbaru