Terbukti, Finalis MasterChef Malaysia Bunuh Pembantu Asal Indonesia
Melansir berbagai sumber, Rabu (25/6/2025), dalam aksinya Etiqah bekerja sama dengan mantan suaminya, Mohammad Ambree Yunos (44).
Baca Juga:
Keduanya pun dijatuhi hukuman 34 tahun penjara atas kasus pembunuhan pembantu mereka, Nur Afiyah Daeng Damin, di Sabah, Malaysia. Nur Afiyah Daeng Damin diketahui merupakan warga negara Indonesia.
Putusan tersebut dibacakan oleh Hakim Lim Hock Leng di Pengadilan Tinggi Kota Kinabalu, yang menyatakan bahwa pasangan tersebut bersalah atas tindakan kekerasan fatal terhadap korban di kediaman mereka di Amber Tower, Penampang, antara 8 hingga 11 Desember 2021.
"Pihak pembela gagal untuk mengajukan keraguan yang wajar. Jaksa penuntut telah berhasil membuktikan bahwa cedera yang dialami korban bersifat disengaja dan dilakukan bersama-sama," kata hakim dalam putusannya, Rabu (25/6/2025)
Selain hukuman penjara, Ambree juga dikenakan 12 kali cambukan, sementara Etiqah dibebaskan dari cambukan karena pertimbangan jenis kelamin.
Sebagai infornasi, dalam sidang, jaksa penuntut menyampaikan bahwa korban mengalami penyiksaan setiap hari, tidak menerima upah, serta tidak diberi hak untuk pulang ke kampung halaman.
Nur Afiyah, yang saat kejadian berusia 28 tahun, diketahui meninggalkan keluarganya untuk bekerja secara jujur di tengah pandemi, namun justru kehilangan nyawa di tempat ia bekerja.
Etiqah dan Ambree didakwa berdasarkan Pasal 302 KUHP Malaysia, yang mengatur hukuman untuk kasus pembunuhan. Meski dakwaan awalnya memungkinkan hukuman mati, pengadilan memilih menjatuhkan hukuman penjara selama 34 tahun, disertai cambukan bagi terdakwa pria.
Dari Lembaran Uang Lama hingga Perangko Bung Karno, Sofyan Tan: Menemukan Kembali Jejak Sang Perekat Bangsa
Kepala Bapenda Medan Kenakan Pakaian Adat Simalungun Hadiri Upacara HUT ke-81 RI
HUT ke-81 RI, Sugiat Santoso Ajak Kader Gerindra Sumut Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
PDIP Sumut Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rapidin Simbolon Tekankan Kerja Kerakyatan
Bentengi Pelajar dari Produk Keuangan Ilegal, OJK Sumut dan Pemkab Karo Dorong Budaya Menabung Resmi