Pesan Dewan Pers di Tengah Aksi Massa: Jangan Merusak, Lawan Hoaks dengan Berita Faktual
Dalam pernyataannya yang disiarkan melalui reel instagram Offical Dewan Pers, Komaruddin menyampaikan sejumlah himbauan penting kepada masyarakat dan para pelaku media.
Baca Juga:
Komaruddin mengajak para wartawan untuk terus menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dengan menyajikan berita yang faktual dan akurat.
"Rakyat berhak mengetahui kondisi sebenarnya agar tidak mudah terjebak oleh informasi hoaks yang beredar luas, terutama di media sosial," ujarnya.
Ia juga mendorong masyarakat untuk lebih mempercayai siaran televisi mainstream yang dinilai lebih kredibel dibandingkan konten di media sosial yang sering kali mengandung berita palsu.
Selain itu, Komaruddin mengingatkan kepada para demonstran dan masyarakat luas agar tidak merusak fasilitas umum selama melakukan aksi.
"Kerusakan fasilitas hanya akan merugikan kita semua, apalagi di tengah tekanan ekonomi yang sedang dirasakan masyarakat," katanya.
Ia menegaskan bahwa demonstrasi adalah hak asasi yang harus dijalankan dengan etika dan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Komaruddin juga mengimbau kepada pihak-pihak yang menjadi pemicu kericuhan agar lebih bijak dan introspektif.
"Aspirasi yang disampaikan oleh para demonstran harus dijadikan masukan konstruktif untuk perbaikan kebijakan," tambahnya.
Ia berharap, melalui dialog dan pengelolaan aspirasi yang baik, kehidupan ekonomi, politik, dan sosial di Indonesia dapat semakin maju dan membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
"Terima kasih atas perhatian semua pihak. Mari kita jaga bersama kedamaian dan kemajuan bangsa," tutup Komaruddin.
Merasa Martabat Wartawan Direndahkan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut
IN-Journal Chapter 1, Dorong Karya Inspiratif soal Energi Bersih dan Inovasi Sosial di Sumut
Diskusi Hari Kartini, FJPI Bahas Ancaman Kekerasan dan Pembatasan Kebebasan Pers Jurnalis Perempuan
Rapat Perdana Forum Pemred SMSI Sumut, Dorong Profesionalisme Media
Negara Tak Serius, DPRD Sumut Suarakan “Nias Merdeka”