Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Kabinet, Sejumlah Menteri Strategis Diganti
Pratikno menyatakan bahwa perombakan ini merupakan hasil dari evaluasi dan pertimbangan yang mendalam serta masukan dari berbagai pihak yang dilakukan Presiden secara terus-menerus. "Berdasarkan berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore ini sekaligus Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih," ujar Pratikno.
Baca Juga:
Perombakan ini mencakup sejumlah menteri yang memegang portofolio strategis. Mereka yang diganti adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Budi Gunawan; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati; Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo; Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Budi Arie Setiadi; serta Menteri Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P2MI) Abdul Kadir Karding.
Selain itu, pemerintah juga membentuk satu kementerian baru, yaitu Kementerian Haji dan Umroh. Pembentukan kementerian baru ini menyebabkan perubahan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kementerian Agama. Kewenangan pengelolaan haji dan umroh yang sebelumnya menjadi bagian dari tugas Kementerian Agama, kini sepenuhnya beralih ke kementerian baru tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, nama-nama pengganti para menteri yang digantikan masih dalam tahap finalisasi. Namun, dilaporkan sejumlah tokoh telah dipanggil menghadap ke Istana Merdeka dan diperkirakan akan segera dilantik untuk mengisi pos-pos yang lowong tersebut. Langkah ini menandai babak baru dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Subandi: Arah Pembangunan Era Presiden Prabowo Makin Jelas
Kepala Bapenda Medan Hadiri Paripurna DPRD, Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
F-PDIP DPRD Sumut Sambut Positif Perintah Prabowo Usut Tuntas Tambang Ilegal di Berbagai Daerah
Armyn Simatupang: Aset Negara Harus Kembali untuk Kesejahteraan Rakyat
Bernardo Tavares Terharu Antar Persebaya Juara Piala Presiden 2026: Penantian 22 Tahun