Pertamina: Stok BBM dan LPG di Sumut Aman
Kitakini.news -PT Pertamina menjamin stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPg di Sumatera Utara aman. Saat ini penyaluran sudah berjalan normal, sehingga konsumen tak perlu khawatir.
Baca Juga:
- Polda Sumut Bantu NTT, Salurkan 25 Ton Logistik dan Dana Sekitar Rp1 Miliar
- Serukan Aksi Nyata Bencana NTT dan Sumatera, Bahlil Lahadalia Imbau OKP Karya Kekaryaan Dukung Pemerintah Bantu Korban Bencana
- Satgas PRR Percepat Relokasi Sekolah Terdampak Bencana, Administrasi dan Konstruksi Berjalan Paralel
"Stok BBM dan LPG sangat cukup, posisi stok kita cukup, sangat aman. Kita ketahui dengan cuaca buruk kemarin ada sedikit gangguan dengan jalur distribusi dan sekarang penyaluran ke SPBU sudah berjalan normal kembali, jadi konsumen tidak perlu khawatir," terang Region Manager Retail Sales Pertamina Sumbagut I Gusti Bagus Suteja pada wartawan di Medan, Minggu (30/11/2025).
Gusti juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan membuka SPBU selama 24 jam. Untuk tahap ini, Pertamina memprioritaskan untuk Kota Medan terlebih dahulu. Sehingga antrean pembelian BBM yang beberapa waktu ini terjadi, akan berangsur berkurang dan menjadi normal kembali.
Sebelumnya, Wakil Gubernur (Wagubsu) Surya meminta kepastian mengenai persoalan BBM yang terkesan langka di Sumut pada Pertamina. Diketahui, di Sumut, khususnya Kota Medan dan sekitarnya terjadi antrean panjang di setiap SPBU.
Oleh sebab itu, Pemprovsu pun memanggil Pertamina guna berkoordinasi terkait penyelesaian persoalan tersebut.
Untuk Sumut, kebutuhan BBM mencapai 6.000 Kiloliter. Pertamina pun menjamin kebutuhan dapat dipenuhi stok yang dimiliki Pertamina di Sumut.
"Jadi konsumen tetap tenang membeli sesuai kebutuhan, jadi harapan kami konsumen membeli sesuai kebutuhan sehingga antrean cepat terurai," terang Bagus.
Pertamina juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna pengamanan SPBU. Ia berharap konsumen tidak perlu membeli BBM berlebihan. Ia menjamin BBM di Kota Medan cukup tersedia.
Selanjutnya, Pertamina juga akan memprioritaskan BBM untuk kebutuhan alat berat yang bekerja membersihkan material banjir dan longsor di wilayah terdampak bencana.
Diharapkan jalan yang sebelumnya tertutup dapat segera terbuka sehingga jalur distribusi BBM bisa kembali normal hingga di wilayah terdampak bencana. (**)
Polda Sumut Bantu NTT, Salurkan 25 Ton Logistik dan Dana Sekitar Rp1 Miliar
Serukan Aksi Nyata Bencana NTT dan Sumatera, Bahlil Lahadalia Imbau OKP Karya Kekaryaan Dukung Pemerintah Bantu Korban Bencana
Satgas PRR Percepat Relokasi Sekolah Terdampak Bencana, Administrasi dan Konstruksi Berjalan Paralel
Bangkit dari Lumpur Bencana, Petani Aceh Tamiang Sukses Dongkrak Produksi Melon Golden hingga 3 Ton
Satgas PRR Perkuat Kolaborasi Penanganan Sungai Krueng Tamiang