Rabu, 26 Agustus 2026

Tangis Sepak Bola Spanyol: Fernando Martin Carreras Pergi di Laut Indonesia

Tangis Sepak Bola Spanyol atas Meninggalnya Fernando Carreras
Sukri - Minggu, 28 Desember 2025 12:45 WIB
Tangis Sepak Bola Spanyol: Fernando Martin Carreras Pergi di Laut Indonesia
istimewa
Fernando Martin Carreras.(Foto: fanpage.it)
Kitakini.news -Nama Fernando Martin Carreras mendadak menjadi pembicaraan dunia sepak bola internasional bukan karena kemenangan atau trofi, melainkan karena sebuah kepergian yang terlalu cepat dan menyakitkan. Pelatih Valencia CF Femenino B itu meninggal dunia di Labuan Bajo, Indonesia, pada akhir Desember 2025, bersama tiga anaknya, dalam tragedi kecelakaan kapal wisata.

Baca Juga:

Fernando Martin Carreras lahir di Valencia, Spanyol, pada 27 Agustus 1981, menurut laporan sejumlah media Spanyol dan Indonesia. Sepak bola telah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Ia tumbuh di lingkungan sederhana dan memulai karier sebagai pemain bertahan di klub-klub lokal wilayah Comunidad Valenciana, jauh dari sorotan media dan gemerlap stadion besar.


Karier profesionalnya dimulai pada pertengahan tahun 2000-an. Fernando memperkuat beberapa klub divisi bawah Spanyol, termasuk Benidorm CF, sebelum melanjutkan perjalanan ke sejumlah tim semi-profesional lainnya. Ia dikenal sebagai pemain pekerja keras, disiplin, dan memiliki pemahaman permainan yang baik, meski tidak pernah mencicipi level LaLiga.


Setelah lebih dari satu dekade berjuang di lapangan hijau, Fernando memutuskan gantung sepatu sekitar tahun 2016. Namun sepak bola tidak pernah benar-benar ia tinggalkan. Ia memilih jalur kepelatihan, memulai dari level akar rumput dan pembinaan usia muda.


Baginya, sepak bola bukan hanya soal menang, tetapi tentang mendidik dan membentuk karakter.


Kesetiaannya pada Valencia membawanya kembali ke klub kebanggaannya. Fernando kemudian dipercaya menangani Valencia CF Femenino B, sebuah peran penting dalam pengembangan sepak bola wanita klub. Di sana, ia dikenal sebagai pelatih yang lembut namun tegas, dekat dengan pemain, dan sangat peduli pada perkembangan mental serta akademik anak asuhnya.


Di luar lapangan, Fernando adalah ayah dan kepala keluarga yang penuh kasih. Liburan akhir tahun 2025 ia gunakan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di Indonesia. Namun perjalanan itu berubah menjadi tragedi ketika kapal wisata yang mereka tumpangi di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, dihantam cuaca buruk.


Kepergian Fernando Martin Carreras meninggalkan luka mendalam. Ia pergi bukan sebagai sosok panutan, tetapi sebagai sosok yang dicintai, pelatih yang tulus, dan ayah yang tak tergantikan. Dunia sepak bola kehilangan seorang pendidik. Sebuah keluarga kehilangan sandaran hidup.

Sumber: Reuters, Metro TV News, DetikSport, Radar Surabaya,

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mourinho Bawa Real Madrid Menang Dramatis di Kandang Espanyol

Mourinho Bawa Real Madrid Menang Dramatis di Kandang Espanyol

Mourinho Ramal Arda Guler Jadi Luka Modric Baru

Mourinho Ramal Arda Guler Jadi Luka Modric Baru

Negosiasi Kembali Memanas, Real Madrid Makin Dekat Amankan Yan Diomande dari RB Leipzig

Negosiasi Kembali Memanas, Real Madrid Makin Dekat Amankan Yan Diomande dari RB Leipzig

Real Madrid Resmi Boyong Carlos Espí, Striker Muda Levante Diikat Hingga 2031

Real Madrid Resmi Boyong Carlos Espí, Striker Muda Levante Diikat Hingga 2031

Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus

Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus

Real Madrid Selangkah Lagi Dapatkan Yan Diomande, PSG Tersalip

Real Madrid Selangkah Lagi Dapatkan Yan Diomande, PSG Tersalip

Komentar
Berita Terbaru