Bangunan Swadaya Huntara Desa Tolang Julu Sudah Ditempati Warga
Kitakini.news -Satu bulan sudah bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada akhir November yang lalu. Sebanyak 15 rumah hunian sementara yang dibangun secara swadaya kini sudah bisa ditempati warga.
Baca Juga:
Bangunan rumah hunian sementara, yang berada di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, merupakan rumah hunian sementara berukuran 4X6 meter dengan konstruksi kayu dan dilengkapi lampu penerangan sudah bisa ditempati warga, setelah satu bulan lamanya tinggal di tempat pengungsian.
Menurut salah satu warga, Desa Tolang Julu, Kumala Dalimunthe, Minggu (4/1/2026), mengatakan bersyukur bisa kembali mendapatkan tempat bernaung, setelah rumahnya rusak diterjang banjir bandang.
Menurutnya, meski rumah ini hunian sementara, baginya sudah cukup sebagai tempat bernaung, bisa kembali berkumpul bersama keluarga.
Sebelumnya, Desa Tolang Julu yang berada di Kecamatan Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan, merupakan desa terdampak banjir bandang. Sebanyak 55 rumah rusak dan 15 rumah milik warga hanyut diterjang banjir pada akhir November lalu.
Banjir bandang yang terjadi di Desa Tolang Julu, juga merusak sarana dan prasarana lainya. Fasilitas umum dan bangunan sekolah yang berada di desa tersebut juga mengalami kerusakan yang cukup parah.
Kini pasca bencana banjir bandang, terlihat di desa tersebut sudah mulai kembali beraktivitas. Seperti warung-warung kopi, toko kelontong sudah mulai kembali dibuka oleh warga.
PP AMPG Terus Berikan Bantuan Kepada Korban Bencana Yang Belum Terima Bantuan Dari Pemerintah
Jalan Nasional di Sipange Julu Rusak Berat, ARS dan Tokoh Masyarakat Desak Perbaikan
Pemuda Masjid Dunia Apresiasi Presiden Prabowo Sholat Id Bersama Masyarakat Pengungsi Huntara Tamiang
Begini Nuansa di Huntara Simarpinggan, Tapsel saat Ramadan
Kembali Dihantam Banjir, Tembok Sekolah Jebol dan Bangunan Hunian Sementara Ambruk