Fraksi Demokrat DPRD Sumut Dukung Penuh Gubsu Berantas Narkoba
Kitakini.news -Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), menegaskan dukungangya terhadap langkah-langkah tegas Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan Narkoba di wilayah provinsi ini.
Baca Juga:
- HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara
- Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara
- Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu
Dukungan tersebut disampaikan menyusul berbagai dinamika yang berkembang terkait insiden di Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut beberapa waktu lalu, yang sempat menjadi perhatian publik.
Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumut, Hj Anita Lubis ST MIP didampingi Wakil Ketua Fraksi H Armyn Simatupang SH dan Sekretaris Fraksi H. Tondi Roni Tua S.Sos kepada wartawan di ruang Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (15/4/2026).
Anita menegaskan, fokus utama saat ini adalah perang terhadap Narkoba yang masih menjadi persoalan serius di Sumatera Utara.
Anita menilai ketegasan Gubsu Bobby Nasution harus dimaknai sebagai komitmen kuat dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya Narkotika.
"Sumatera Utara masih menghadapi persoalan serius terkait Narkoba. Karena itu, diperlukan langkah tegas dan konsisten dari semua pihak," tegasnya.
Terkait perdebatan mengenai gestur dalam peristiwa di Gedung KONI Sumut, Fraksi Demokrat meminta agar hal tersebut tidak dibesar-besarkan dan tidak mengalihkan perhatian dari isu utama.
Menurut Anita, dalam konteks kedekatan dan komunikasi sosial, tindakan seperti menepuk pundak dapat dimaknai sebagai bentuk teguran keras yang bersifat mendidik, bukan tindakan kekerasan.
"Itu bagian dari cara menyampaikan peringatan. Tidak ada maksud untuk menyakiti atau mencederai," jelasnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Fraksi Demokrat Armyn Simatupang, SH, menegaskan agar polemik tersebut tidak terus diperpanjang.
"Jangan dibesar-besarkan. Lebih baik kita fokus pada persoalan-persoalan penting di Sumatera Utara, termasuk pemberantasan Narkoba," imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Fraksi Demokrat, H. Tondi Roni Tua, S.Sos juga menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur dalam memerangi Narkoba serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan pembangunan daerah.
Fraksi Demokrat DPRD Sumut berharap seluruh pihak dapat memperkuat sinergi dalam mendukung agenda pemberantasan Narkoba dan percepatan pembangunan di Sumatera Utara.
Lebih lanjut Tondi menegaskan, Fraksi Demokrat menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka penyalahgunaan Narkotika yang masih tinggi di Sumatera Utara.
Selain itu, edukasi dan penguatan peran keluarga juga dinilai penting sebagai benteng utama dalam mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba. (**)
HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara
Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara
Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu
Ricky Anthony Apresiasi Polres Dairi Gercep Amankan Pelaku Penganiayaan Anak
Anaknya Kembali Dirawat Pasca Keracunan MBG Orangtua Korban Curhat ke Sutarto