Rabu, 19 Agustus 2026

FA BEM Sumut: Tata Kelola Listrik Nasional Semakin Beratkan Rakyat

Heru - Rabu, 22 April 2026 15:20 WIB
FA BEM Sumut: Tata Kelola Listrik Nasional Semakin Beratkan Rakyat
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Puluhan elemen massa dari DPW Forum Alumni BEM Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (22/4/2026).

Kitakini.news - Puluhan elemen massa dari Dewan Pimpinan Wilayah Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Utara (DPW FABEM Sumut) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga:

Aksi ini menyoroti buruknya tata kelola listrik nasional yang dinilai semakin memberatkan masyarakat, khususnya kalangan rumah tangga.

Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai spanduk protes. Salah satu yang mencuri perhatian bertuliskan, "Listrik Adalah Kebutuhan Dasar Rakyat Bukan Ladang Keuntungan Segelintir Pihak!", yang mencerminkan kekecewaan terhadap kebijakan kelistrikan saat ini.

Koordinator aksi, Reno, dalam orasinya menegaskan sejumlah tuntutan penting. Salah satunya adalah desakan transparansi dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Ia juga mengkritik Take or Pay yang dinilai merugikan negara karena tetap mewajibkan pembayaran listrik meski tidak digunakan.

Selain itu, massa menyoroti persoalan Ovoer Supply listrik yang terjadi bersamaan dengan tingginya kontrak dengan pihak swasta atau Independent Power Producer (IPP). Kondisi ini dianggap tidak efisien dan berpotensi menjadi beban keuangan negara.

FABEM Sumut juga menyinggung dominasi swasta dalam pembangkitan listrik yang disebut telah mencapai 76 persen. Mereka menilai hal tersebut berisiko memindahkan beban kegagalan usaha swasta kepada negara, yang pada akhirnya berdampak pada rakyat melalui tarif listrik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, terdapat sekitar 92,8 juta pelanggan PLN, dengan mayoritas merupakan rumah tangga sebanyak 84,6 juta pelanggan. Hal ini menjadi dasar bagi massa aksi untuk menegaskan bahwa kebijakan listrik harus berpihak kepada rakyat, bukan kepentingan segelintir pihak.

Apresiasi

Massa sempat meminta bertemu langsung dengan pimpinan DPRD Sumut. Setelah dilakukan lobi, peserta aksi akhirnya diterima oleh pimpinan dewan untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka.

Pertemuan tersebut berlangsung di lingkungan kantor DPRD Sumut dan menjadi momentum bagi FABEM untuk menegaskan tuntutan mereka secara formal.

Pihak DPRD menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang berlangsung tertib dan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan tersebut melalui mekanisme yang ada, baik di tingkat komisi maupun dengan berkoordinasi ke pemerintah pusat.

Setelah menyampaikan aspirasi dan menyerahkan berkas tuntutan secara simbolis, massa membubarkan diri dengan tertib. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Expo Medan 2026 Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumatera Utara

Expo Medan 2026 Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumatera Utara

Fraksi PAN DPRDSU Bangga Dudy Purwagandhi Pimpin DPD PAN Sumut

Fraksi PAN DPRDSU Bangga Dudy Purwagandhi Pimpin DPD PAN Sumut

Subandi: Arah Pembangunan Era Presiden Prabowo Makin Jelas

Subandi: Arah Pembangunan Era Presiden Prabowo Makin Jelas

Aswin Parinduri Apresiasi dan Dukung Bobby Lakukan Percepatan Pembangunan di Nias

Aswin Parinduri Apresiasi dan Dukung Bobby Lakukan Percepatan Pembangunan di Nias

Subandi Minta Uji Lab Tuntas, Proses Hukum Terbuka dalam Kasus Dugaan Keracunan Siswa

Subandi Minta Uji Lab Tuntas, Proses Hukum Terbuka dalam Kasus Dugaan Keracunan Siswa

F-PDIP DPRD Sumut Sambut Positif Perintah Prabowo Usut Tuntas Tambang Ilegal di Berbagai Daerah

F-PDIP DPRD Sumut Sambut Positif Perintah Prabowo Usut Tuntas Tambang Ilegal di Berbagai Daerah

Komentar
Berita Terbaru