Sabtu, 03 Oktober 2026

Tolak MBG, BEM SI Desak Prabowo Copot Kepala BGN

Heru - Senin, 04 Mei 2026 16:10 WIB
Tolak MBG, BEM SI Desak Prabowo Copot Kepala BGN
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Ketua DPRD Sumatera Utara Erni Ariyanti Sitorus SH M.Kn saat menerima mahasiswa yang berunjukrasa di depan Gedung Dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (4/5/2025).

Kitakini.news - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) SI Kerakyatan Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (4/5/2026). Massa aksi datang dengan membawa spanduk dan menyuarakan kritik terhadap kebijakan tersebut.

Baca Juga:

Koordinator aksi, Ilham Syah Putra dalam orasinya mengecam program MBG dan mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

Ia menilai program tersebut tidak tepat sasaran dan pengelolaan anggarannya dinilai tidak efisien, dan anggarannya diambil dari sektor pendidikan.

Aksi demonstrasi berlangsung tertib dan lancar dengan pengawalan puluhan personel kepolisian. Massa secara bergantian menyampaikan orasi di depan gedung dewan.

Perwakilan massa kemudian diterima oleh Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus SH M.Kn. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya menolak program MBG serta mendesak pemberlakuan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Aksi mereka diterima Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus, yang berjanji akan menyikapi aspirasi peserta aksi.

Dalam orasinya, massa aksi juga menyuarakan penolakan keras terhadap keberlanjutan program MBG yang dinilai belum memiliki konsep yang matang serta berpotensi membebani keuangan negara.

Mereka menilai program tersebut seharusnya dikaji ulang secara menyeluruh sebelum dijalankan secara luas. Selain itu, massa menuding kepemimpinan di Badan Gizi Nasional tidak berjalan optimal.

Dalam tuntutannya, mereka menyebut Dadan Hindayana tidak layak menjabat karena dinilai bukan berasal dari latar belakang ahli gizi, sehingga dianggap tidak memiliki kompetensi yang sesuai untuk memimpin lembaga tersebut.

Tak hanya itu, massa juga menyoroti dugaan alokasi anggaran yang dinilai tidak tepat sasaran, termasuk isu pengadaan kendaraan operasional.

Mereka meminta pemerintah untuk membuka secara transparan penggunaan anggaran program MBG agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

Setelah menyampaikan aspirasi dan mendengarkan tanggapan dari pimpinan dewan, massa aksi membubarkan diri dengan tertib. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ebenejer Ingatkan Disdik dan Sekolah Perkuat Sterilisasi Lingkungan, Persiapkan PJJ

Ebenejer Ingatkan Disdik dan Sekolah Perkuat Sterilisasi Lingkungan, Persiapkan PJJ

Presiden Prabowo Lantik Rocky Gerung Jadi Anggota Wantimpres

Presiden Prabowo Lantik Rocky Gerung Jadi Anggota Wantimpres

Ihwan Ritonga Dukung Prabowo, Rumah Sakit Jangan Bedakan Pasien BPJS dan Umum

Ihwan Ritonga Dukung Prabowo, Rumah Sakit Jangan Bedakan Pasien BPJS dan Umum

Harga Cabai Melonjak, Rudi Alfahri Minta Pemerintah Segera Intervensi Pasar

Harga Cabai Melonjak, Rudi Alfahri Minta Pemerintah Segera Intervensi Pasar

Pembangunan Jalan Toba-Labura Bantu Warga Hemat Biaya Pengangkutan Hasil Pertanian

Pembangunan Jalan Toba-Labura Bantu Warga Hemat Biaya Pengangkutan Hasil Pertanian

Yayasan Ononiha Hasambua Peduli Gelar Diskusi Publik, Dukung Penuh Kepulauan Nias Jadi Provinsi

Yayasan Ononiha Hasambua Peduli Gelar Diskusi Publik, Dukung Penuh Kepulauan Nias Jadi Provinsi

Komentar
Berita Terbaru