Rudi Alfahri Apresiasi Polres Binjai Tangkap Pelaku Begal
Kitakini.news - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Rudi Alfahri Rangkuti SH MH mengapresiasi atas langkah cepat Polres Binjai yang berhasil mengamankan dua orang yang diduga pelaku begal di wilayah Kota Binjai, namun sekaligus menekankan agar penanganan kasus tersebut tidak berhenti pada penangkapan semata, melainkan berlanjut pada penguatan upaya pencegahan dan pemberantasan jaringan kejahatan jalanan di daerah tersebut.
Baca Juga:
Informasi penangkapan tersebut sebelumnya juga beredar melalui unggahan akun di media sosial, yang menyebut adanya dua pelaku begal yang telah diamankan aparat kepolisian.
Tim Cobra Reskrim Polres Binjai disebut berhasil menangkap dua pelaku pembegalan yang melakukan aksi kejahatan pada Mei 2026.
"Kita apresiasi," kata Rudi, wakil rakyat Dapil Sumut XII Binjai–Langkat, ini, Selasa (12/5/2026).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai langkah cepat kepolisian patut didukung, namun penanganan tidak boleh berhenti hanya pada proses penangkapan saja.
Menurutnya, aparat perlu terus meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan memperkuat patroli rutin di wilayah rawan kejahatan.
"Harapannya tidak hanya sebatas penangkapan, tetapi juga peningkatan kamtibmas di tengah masyarakat dengan patroli setiap hari," ujarnya.
Selain itu, Rudi juga menyoroti pentingnya pemberantasan peredaran Narkotika di Kota Binjai. Ia mendorong aparat untuk menindak tegas serta menutup secara permanen lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan Narkoba.
"Termasuk pemberantasan narkotika dengan menutup permanen barak-barak yang dijadikan tempat penggunaan dan transaksi Narkoba," tambahnya.
Rudi menegaskan, penangkapan dua pelaku begal tersebut harus menjadi pintu masuk untuk pengungkapan jaringan kejahatan yang lebih luas. Ia meminta aparat tidak hanya berhenti pada pelaku yang sudah tertangkap, tetapi juga memburu pelaku begal lainnya yang masih berkeliaran dan meresahkan masyarakat.
"Tidak hanya dua pelaku ini saja, tetapi juga pelaku begal lainnya yang belum tertangkap harus tetap dikejar agar masyarakat benar-benar merasa aman," tegasnya.
Ia menambahkan, maraknya kasus begal di wilayah Binjai dan sekitarnya menjadi sinyal perlunya penguatan strategi pencegahan, bukan hanya penindakan setelah kejadian terjadi.
Menurutnya, sistem keamanan berbasis patroli dan pengawasan wilayah harus diperkuat secara berkelanjutan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lanjutan terkait pengembangan kasus maupun upaya pengejaran pelaku begal lainnya di wilayah tersebut. (**)
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 35 Kg Sabu di Asahan, Tiga Orang Ditangkap di Rumah Makan
HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara
Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara
Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu
Kuartet Agak Laen Tetap Tampil di Makassar meski Panitia Tak Profesional