Tragis, Pasangan Suami Istri Meninggal di Dalam Mobil Saat Mengungsi Karena Listrik Mati
Diduga, keduanya meninggal dunia setelah menghabiskan malam di dalam mobil saat mengungsi ke rumah orang tua korban karena listrik di kediaman mereka padam.
Baca Juga:
Kapolsek Medan Area, AKP M. Ainul Yaqin, yang turun langsung ke lokasi bersama personel kepolisian dan Tim Inafis Polrestabes Medan, mengatakan pihaknya menerima informasi penemuan korban dari kepala lingkungan setempat.
"Kedua korban pasangan suami istri ditemukan meninggal dunia di depan rumah orang tuanya di Jalan Harapan Pasti, Kecamatan Medan Denai," ujar AKP M. Ainul Yaqin di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan saksi Guntur Simatupang, pasangan tersebut tiba di rumah orang tua korban pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat itu, korban menyampaikan kepada keluarga bahwa mereka akan menginap karena listrik di rumah mereka sedang padam. Namun, keduanya memilih beristirahat di dalam mobil yang terparkir di depan rumah.
"Korban mengatakan mau menginap karena listrik di rumah mereka sedang mati dan memilih tidur di dalam mobil yang diparkir di depan rumah orang tuanya," kata AKP M. Ainul Yaqin.
Pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 WIB, saksi sempat mendatangi mobil dan mengajak korban masuk ke dalam rumah. Namun, ajakan tersebut ditolak.
"Korban mengatakan, 'di dalam mobil saja kami, nanti kami masuk ke rumah'," ungkapnya.
Dari keterangan saksi diketahui bahwa korban perempuan dalam kondisi sakit lumpuh, sedangkan korban laki-laki dalam keadaan sehat.
Sekitar pukul 13.00 WIB, saksi kembali memeriksa kondisi korban di dalam mobil. Saat itu, korban laki-laki sudah tidak memberikan respons, sementara korban perempuan terlihat lemas. Mobil dalam kondisi terkunci dari dalam dan wiper kendaraan masih menyala.
Melihat kondisi tersebut, saksi berupaya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk membuka kendaraan. Namun karena bantuan belum juga tiba, saksi bersama warga lainnya akhirnya memecahkan kaca mobil menggunakan busi untuk membuka pintu kendaraan.
Saat pintu berhasil dibuka, suhu di dalam mobil diketahui sangat panas.
Kedua korban kemudian dievakuasi warga ke Rumah Sakit Madani. Namun setibanya di rumah sakit, keduanya dinyatakan telah meninggal dunia.
Hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan personel Polsek Medan Area bersama Tim Inafis Polrestabes Medan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun di dalam kendaraan.
"Berdasarkan hasil olah TKP terhadap mobil dan kedua korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Penyebab pasti kematian masih dalam proses pendalaman," ujar AKP M. Ainul Yaqin.
Saat ini, jenazah Suharlin dan Dame Lamria Pakpahan telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Didakwa Korupsi Dana BOS di MAS Farhan Syarif Hidayah Sunggal, Bendahara dan Dua Operator Rugikan Negara Rp268 Juta
Wujudkan Program Sehat Rico Waas, Dispora Medan Gelar Senam PKJR
Peredaran Narkoba di Medan Denai Disorot Lagi, Sosok GS Belum Tersentuh
Perawatan Pompa IPAM Sunggal Tirtanadi, Pelayanan Terganggu
Tak Bisa Membaca Bahkan Mengeja Nama, Aing Datang dengan Harapan Pendidikan di Bakti Sosial Imlek Dr Sofyan Tan