Rabu, 19 Agustus 2026

Sebulan Krisis Air, Warga Griya Nato 1 Padangsidimpuan Protes PDAM Tirta Ayumi

Efendi Jambak - Selasa, 23 Juni 2026 16:43 WIB
Sebulan Krisis Air, Warga Griya Nato 1 Padangsidimpuan Protes PDAM Tirta Ayumi
Teks foto : Warga yang kesulitan air bersih akibat air PDAM mati. (Photo:Efendi Jambak)

Kitakini.news -Warga Perumahan Griya Nato 1, Desa Ujung Gurap, Kota Padangsidimpuan, menyampaikan protes keras kepada PDAM Tirta Ayumi. Pasokan air bersih ke puluhan rumah warga berhenti total selama hampir satu bulan tanpa kejelasan penyebab maupun jadwal pemulihan, Selasa (23/06/26).

Baca Juga:

Persoalan matinya aliran air ternyata sudah berulang terjadi bertahun‑tahun, bahkan di masa pergantian pimpinan Direktur Utama PDAM yang berbeda.

Setiap warga yang melapor, baik datang langsung ke kantor PDAM maupun lewat pesan WhatsAp jawaban yang diberikan selalu sama, yakni debit air rendah, gangguan instalasi, atau kendala distribusi, namun masalah tak kunjung tuntas hingga ke akar.

"Sudah sebulan kami kesulitan mandi, mencuci, memasak, dan sanitasi. Tak ada pemberitahuan resmi, tak ada balasan laporan," ujar Darmansyah Pulungan perwakilan Ikatan Perumahan Griya Nato 1.

Kondisi ini memaksa warga bergantung pada persediaan air di masjid yang seharusnya untuk keperluan ibadah, hingga terpaksa membeli air tambahan dengan biaya yang memberatkan ekonomi keluarga. Persediaan air di masjid pun menipis dan berisiko mengganggu kelancaran kegiatan jamaah.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bawah naungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan pimpinan Walikota Letnan Dalimunthe dan Wakil Walikota Hary Pahlevi Harahap, warga menilai PDAM Tirta Ayumi tak sekadar berkewajiban teknis menyalurkan air, tetapi juga wajib transparan, komunikatif, dan bertanggung jawab sosial. PDAM dinilai belum punya sistem informasi cepat lewat media sosial, situs, maupun pesan singkat saat gangguan terjadi.

Melalui pernyataan bersama, Ikatan Perumahan Griya Nato 1 menuntut empat hal pokok:
1. PDAM Tirta Ayumi segera memulihkan aliran air bersih secara normal ke seluruh pelanggan terdampak.
2. Memberikan penjelasan resmi dan transparan mengenai penyebab gangguan berkepanjangan.
3. Mengumumkan jadwal rinci serta target waktu penyelesaian perbaikan secara terbuka ke masyarakat.
4. Pemerintah Kota Padangsidimpuan melakukan pengawasan dan evaluasi menyeluruh atas kinerja serta tata kelola PDAM Tirta Ayumi.

Warga mengancam akan mengambil langkah penyampaian aspirasi secara kolektif jika masalah belum segera diselesaikan dalam waktu wajar.

"Kami hanya menuntut hak dasar warga negara dan pelanggan: air bersih yang layak, berkelanjutan, dan pelayanan profesional. Kalau berulang tanpa solusi, kami berhak mempertanyakan komitmen pimpinan daerah dan jajaran PDAM," Tegas Darmansyah Pulungan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diduga Digelapkan Rp4 Miliar, 14 Lansia Pensiunan PDAM Tirtanadi Sumut Minta Gubernur Tindak Management

Diduga Digelapkan Rp4 Miliar, 14 Lansia Pensiunan PDAM Tirtanadi Sumut Minta Gubernur Tindak Management

Krisis Air, Wali Nagari Sediakan Air Bersih Untuk Warga

Krisis Air, Wali Nagari Sediakan Air Bersih Untuk Warga

Mantan Direktur PDAM Tirtasari Binjai Divonis 2,5 Tahun Penjara

Mantan Direktur PDAM Tirtasari Binjai Divonis 2,5 Tahun Penjara

Mantan Direktur PDAM Tirtasari Binjai Dituntut Tiga Tahun Penjara

Mantan Direktur PDAM Tirtasari Binjai Dituntut Tiga Tahun Penjara

Berikan Rasa Aman Pada Pengendara Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Kapolda Tinjau Kawasan Longsor Di jalur Medan-Berastagi

Berikan Rasa Aman Pada Pengendara Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Kapolda Tinjau Kawasan Longsor Di jalur Medan-Berastagi

Korban Banjir Pasaman Barat Alami Krisis Air Bersih

Korban Banjir Pasaman Barat Alami Krisis Air Bersih

Komentar
Berita Terbaru