Sabtu, 03 Oktober 2026

Komisi B DPRD Sumut Desak Evaluasi Total Program MBG

Heru - Jumat, 26 Juni 2026 03:03 WIB
Komisi B DPRD Sumut Desak Evaluasi Total Program MBG
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti SH MH

Kitakini.news - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul aksi demonstrasi yang berlangsung di Gedung DPRD Sumut, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga:

Anggota Komisi B DPRD Sumut, Rudi Alfahri Rangkuti, menegaskan evaluasi tidak hanya menyangkut aspek teknis distribusi makanan, tetapi juga harus mencakup ketahanan anggaran serta mitigasi risiko terhadap gejolak ekonomi global yang dapat memengaruhi keberlangsungan program tersebut.

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Sumut XII (Binjai-Langkat) itu, sejumlah komponen biaya operasional MBG masih rentan terhadap fluktuasi harga pasar internasional, terutama yang berkaitan dengan energi dan bahan pangan.

"Di dalam sistem perminyakan kita kan mengikuti harga dunia," ujar Rudi.

Ia menjelaskan, kenaikan harga minyak dunia berpotensi berdampak pada biaya logistik, distribusi, hingga harga bahan baku yang digunakan dalam penyediaan makanan bergizi. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membebani anggaran program apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Karena itu, DPRD Sumut meminta pemerintah melakukan evaluasi total terhadap sejumlah aspek strategis. Pertama, memperkuat sistem cadangan logistik daerah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok yang digunakan dalam program MBG.

Kedua, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran, termasuk melakukan audit berkala terhadap dana pendamping yang dialokasikan pemerintah daerah.

Selain itu, Rudi juga mendorong optimalisasi penggunaan bahan baku lokal melalui pemberdayaan petani dan produsen daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap rantai pasok yang rentan terhadap gejolak pasar global.

"Aksi unjuk rasa hari ini harus menjadi momentum penting bagi seluruh pihak untuk melakukan pembenahan. Kita tidak boleh menutup mata bahwa sistem pangan dan energi kita masih dipengaruhi dinamika pasar global. Evaluasi total perlu dilakukan agar program MBG memiliki fondasi yang kuat dan tidak terganggu ketika harga dunia bergejolak," tegasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ebenejer Ingatkan Disdik dan Sekolah Perkuat Sterilisasi Lingkungan, Persiapkan PJJ

Ebenejer Ingatkan Disdik dan Sekolah Perkuat Sterilisasi Lingkungan, Persiapkan PJJ

Ihwan Ritonga Dukung Prabowo, Rumah Sakit Jangan Bedakan Pasien BPJS dan Umum

Ihwan Ritonga Dukung Prabowo, Rumah Sakit Jangan Bedakan Pasien BPJS dan Umum

Harga Cabai Melonjak, Rudi Alfahri Minta Pemerintah Segera Intervensi Pasar

Harga Cabai Melonjak, Rudi Alfahri Minta Pemerintah Segera Intervensi Pasar

Pembangunan Jalan Toba-Labura Bantu Warga Hemat Biaya Pengangkutan Hasil Pertanian

Pembangunan Jalan Toba-Labura Bantu Warga Hemat Biaya Pengangkutan Hasil Pertanian

Yayasan Ononiha Hasambua Peduli Gelar Diskusi Publik, Dukung Penuh Kepulauan Nias Jadi Provinsi

Yayasan Ononiha Hasambua Peduli Gelar Diskusi Publik, Dukung Penuh Kepulauan Nias Jadi Provinsi

Puluhan Massa Buruh Minta DPRD Sumut Kawal Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

Puluhan Massa Buruh Minta DPRD Sumut Kawal Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

Komentar
Berita Terbaru