Komisi B DPRD Sumut Desak Evaluasi Total Program MBG
Kitakini.news - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul aksi demonstrasi yang berlangsung di Gedung DPRD Sumut, Kamis (25/6/2026).
Baca Juga:
Anggota Komisi B DPRD Sumut, Rudi Alfahri Rangkuti, menegaskan evaluasi tidak hanya menyangkut aspek teknis distribusi makanan, tetapi juga harus mencakup ketahanan anggaran serta mitigasi risiko terhadap gejolak ekonomi global yang dapat memengaruhi keberlangsungan program tersebut.
Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Sumut XII (Binjai-Langkat) itu, sejumlah komponen biaya operasional MBG masih rentan terhadap fluktuasi harga pasar internasional, terutama yang berkaitan dengan energi dan bahan pangan.
"Di dalam sistem perminyakan kita kan mengikuti harga dunia," ujar Rudi.
Ia menjelaskan, kenaikan harga minyak dunia berpotensi berdampak pada biaya logistik, distribusi, hingga harga bahan baku yang digunakan dalam penyediaan makanan bergizi. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membebani anggaran program apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Karena itu, DPRD Sumut meminta pemerintah melakukan evaluasi total terhadap sejumlah aspek strategis. Pertama, memperkuat sistem cadangan logistik daerah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok yang digunakan dalam program MBG.
Kedua, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran, termasuk melakukan audit berkala terhadap dana pendamping yang dialokasikan pemerintah daerah.
Selain itu, Rudi juga mendorong optimalisasi penggunaan bahan baku lokal melalui pemberdayaan petani dan produsen daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap rantai pasok yang rentan terhadap gejolak pasar global.
"Aksi unjuk rasa hari ini harus menjadi momentum penting bagi seluruh pihak untuk melakukan pembenahan. Kita tidak boleh menutup mata bahwa sistem pangan dan energi kita masih dipengaruhi dinamika pasar global. Evaluasi total perlu dilakukan agar program MBG memiliki fondasi yang kuat dan tidak terganggu ketika harga dunia bergejolak," tegasnya. (**)
Kepala BGN Sudaryono Berikan Sanksi Copot dan Pecat Kepala SPPG di Tanah Karo
HUT ke-81 RI, Sugiat Santoso Ajak Kader Gerindra Sumut Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
Fraksi PAN DPRDSU Bangga Dudy Purwagandhi Pimpin DPD PAN Sumut
Subandi: Arah Pembangunan Era Presiden Prabowo Makin Jelas
Aswin Parinduri Apresiasi dan Dukung Bobby Lakukan Percepatan Pembangunan di Nias