Jumat, 03 Juli 2026

Pemprovsu Apresiasi ADB Dorong Pengembangan KEK dan Pertumbuhan Ekonomi

Heru - Jumat, 26 Juni 2026 23:58 WIB
Pemprovsu Apresiasi ADB Dorong Pengembangan KEK dan Pertumbuhan Ekonomi
(Diskominfo Sumut/YT Hariono)
Pj Sekda Sumatera Utara Sulaiman Harahap menerima kunjungan Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Regional Deputi Kerjasama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Sonny Ameriansah Soekoer di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro

Kitakini.news - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengapresiasi dukungan Asian Development Bank (ADB) dalam mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Workshop Special Economic Zones (SEZ) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang diharapkan memperkuat pengelolaan dan pengembangan KEK Sei Mangkei.

Apresiasi tersebut disampaikan Pj Sekretaris Daerah Sumut Sulaiman Harahap saat menerima kunjungan Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Regional Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Sonny Ameriansah Soekoer, Regional Cooperation Specialist Regional Cooperation and Integration Unit Southeast Asia Department ADB Pamela Asis-Layugan, Academic, Economist and International Trade Expert Aradhna Aggarwal, serta National Consultant Regional Cooperation and Integration Unit Southeast Asia Department ADB Alona Mae Agustin di Ruang Kerja Sekda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (26/6/2026).

Sulaiman mengatakan, workshop tersebut merupakan bagian dari implementasi kerjasama subregional Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA), Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT), dan Greater Mekong Subregion (GMS).

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas pengelolaan kawasan ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing investasi di Sumatera Utara.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas pengelolaan KEK, meningkatkan kualitas tata kelola kawasan ekonomi, mendukung pengembangan KEK Sei Mangkei sebagai kawasan unggulan Sumatera Utara," ucapnya.

Sulaiman juga menyampaikan bahwa Sumatera Utara merasa bangga dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan IMT-GT ke-32. Kepercayaan tersebut menjadi bukti pengakuan terhadap peran strategis Sumatera Utara dalam kerja sama ekonomi regional.

Karena itu, Pemprovsu berharap dukungan dan sinergi ADB terus diperkuat guna menyukseskan agenda kerjasama regional tersebut. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Provinsi Sumut memiliki potensi perkebunan sawit yang sangat baik. Produksinya juga banyak. Sawit sebagai salah satu potensi pemasukan di Sumut. Kami berharap pengembangan special Economic Zones dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumut dan daerah," bebernya.

Sementara itu, Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Regional Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Sonny Ameriansah Soekoer mengatakan, pertemuan itu merupakan bagian dari persiapan penyelenggaraan IMT-GT ke-32 yang akan berlangsung pada September mendatang.

Ia berharap pemerintah daerah turut berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan kerjasama tersebut.

"IMT-GT merupakan satu-satunya kegiatan yang melibatkan daerah. Salah satu tujuannya adalah untuk mensinergiakan kebijakan-kebijakan dalam pembangunan di Sumatera. ADB ini sebagai strategy advisor yang bisa dimanfaatkan dan meminta saran dari mereka," terang Sonny.

Regional Cooperation Specialist Regional Cooperation and Integration Unit Southeast Asia Department ADB, Pamela Asis-Layugan mengatakan ADB memiliki peran penting sebagai mitra pembangunan regional.

Menurutnya, ADB tidak hanya berfokus pada pengembangan kawasan, tetapi juga memperkuat konektivitas antarkawasan sebagai bagian dari pembangunan koridor ekonomi lintas batas.

"Melalui workshop SEZ maka dapat diketahui koridor mana yang patut kita kembangkan. Sehingga kekuatan ekonomi daerah juga akan meningkat, juga ekonomi nasional," ujarnya.

Pamela menambahkan ADB juga berperan dalam meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara melalui berbagai program capacity building. Materi yang diberikan mencakup berbagai isu strategis, seperti pengembangan ekonomi, pariwisata, hingga sektor-sektor lainnya yang mendukung pembangunan kawasan. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diikuti 3.650 Peserta, Sulaiman Pastikan Jambore Daerah XI Siap Digelar

Diikuti 3.650 Peserta, Sulaiman Pastikan Jambore Daerah XI Siap Digelar

Pemprovsu Lanjutkan Penertiban Tambang Ilegal di Sungai Batang Gadis

Pemprovsu Lanjutkan Penertiban Tambang Ilegal di Sungai Batang Gadis

Sesuai Arahan Bobby, Tim Terpadu Tindak Tegas Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kotanopan

Sesuai Arahan Bobby, Tim Terpadu Tindak Tegas Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kotanopan

Ngamuk Disebut Punya Kekayaan Rp300 Miliar, Inul: Saya Sangat Keberatan

Ngamuk Disebut Punya Kekayaan Rp300 Miliar, Inul: Saya Sangat Keberatan

Tak Hanya Liputan, Persatuan Wartawan Pemko Medan Unjuk Gigi di Bazar UMKM APEKSI 2026

Tak Hanya Liputan, Persatuan Wartawan Pemko Medan Unjuk Gigi di Bazar UMKM APEKSI 2026

OTT KPK Diduga Bocor, Bupati dan Sekda Kuasing Kabur

OTT KPK Diduga Bocor, Bupati dan Sekda Kuasing Kabur

Komentar
Berita Terbaru