Senin, 20 Juli 2026

Desak Pemerintah Realisasikan Kebijakan Potongan Aplikasi Maks 8%, Ratusan Massa GODAMS "Serbu" Gedung DPRD Sumut

Heru - Selasa, 07 Juli 2026 12:30 WIB
Desak Pemerintah Realisasikan Kebijakan Potongan Aplikasi Maks 8%, Ratusan Massa GODAMS "Serbu" Gedung DPRD Sumut
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Ratusan Pengemudi yang tergabung dalam GODAMS berunjukrasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (7/7/2026).

Kitakininews.co.id - Ratusan Pengemudi Ojek Online (Ojol) yang tergabung dalam Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (GODAMS) menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga:

Massa yang berasal dari berbagai komunitas Ojol di Kota Medan menyuarakan tuntutan agar pemerintah segera merealisasikan kebijakan potongan aplikasi maksimal 8 persen sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026.

Aksi yang diikuti pengemudi dari lima platform aplikasi itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sejumlah komunitas yang ikut berpartisipasi di antaranya Unit Reaksi Cepat (URC) GODAMS, Komunitas Gojek, KMBS (Komunitas Motor Bike Sejati), dan Komunitas Ojol Meteorologi.

Dalam orasinya, kordinator aksi, Rinaldi menilai hingga kini kebijakan pembatasan potongan aplikasi maksimal 8 persen belum dirasakan para pengemudi. Mereka mengaku masih dibebani potongan yang dinilai memberatkan sehingga berdampak pada menurunnya pendapatan driver.

Selain menuntut realisasi Perpres tersebut, massa juga mendesak pemerintah segera menerbitkan aturan turunan yang mengatur tarif dasar Ojol secara adil dan transparan di seluruh aplikasi.

Tak hanya itu, mereka juga meminta pemerintah menindak tegas aplikator yang tidak mematuhi ketentuan serta mempercepat pembahasan Undang-Undang Ojek Online melalui Program Legislasi Nasional (Prolegnas) sebagai payung hukum para ojol yang sudah diajukan sejak 2023.

Dari amatan, aksi massa Ojol juga meminta DPRD Sumut menunjukkan keberpihakan kepada para pengemudi Ojol dengan meneruskan seluruh aspirasi kepada pemerintah pusat dan pihak aplikator agar segera ditindaklanjuti.

Aksi mendapat pengawalan ketat dari puluhan personel kepolisian. Arus Lalulintas di sekitar Jalan Imam Bonjol, Medan, sempat mengalami kepadatan akibat konsentrasi massa di depan gedung DPRD Sumut.

Massa aksi hingga siang hari masih bertahan di depan Gedung DPRD Sumut sambil bergantian menyampaikan orasi. Para pengemudi berharap pimpinan maupun anggota DPRD Sumut menemui mereka untuk memberikan kepastian terkait tindak lanjut aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah pusat dan pihak aplikator.

Koordinator aksi juga menegaskan para pengemudi akan terus mengawal pelaksanaan Perpres Nomor 27 Tahun 2026 hingga benar-benar diterapkan oleh seluruh perusahaan aplikator.

Menurut mereka, kebijakan tersebut merupakan bentuk perlindungan negara terhadap kesejahteraan para mitra pengemudi yang selama ini bergantung pada layanan transportasi daring.

Massa juga mengingatkan bahwa perjuangan mereka tidak hanya menyangkut besaran potongan aplikasi, tetapi juga menyangkut kepastian hukum dan perlindungan kerja bagi jutaan pengemudi ojol di Indonesia.

Mereka berharap pemerintah pusat segera menerbitkan regulasi teknis sehingga tidak ada lagi perbedaan kebijakan antar-aplikator yang dinilai merugikan para driver.

Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung dengan tertib di bawah pengamanan aparat kepolisian. Arus lalu lintas di Jalan Imam Bonjol dan sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan DPRD Sumut masih mengalami perlambatan akibat banyaknya kendaraan peserta aksi yang terparkir di sekitar lokasi. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Unjukrasa di DPRD Sumut, Massa Ojol Minta Kepastian Payung Hukum

Unjukrasa di DPRD Sumut, Massa Ojol Minta Kepastian Payung Hukum

Soal Pengadaan Seragam di SMAN 4 Medan, Subandi: Kadisdik Harus Evaluasi Menyeluruh

Soal Pengadaan Seragam di SMAN 4 Medan, Subandi: Kadisdik Harus Evaluasi Menyeluruh

Zeira Minta Kecelakaan Maut Sibolangit Diusut Tuntas, Dorong Realisasi Tol Medan-Berastagi

Zeira Minta Kecelakaan Maut Sibolangit Diusut Tuntas, Dorong Realisasi Tol Medan-Berastagi

Sepertiga Aset Pemprovsu Belum Bersertifikat, Pansus Dorong Pembentukan Badan Khusus Pengelola Aset

Sepertiga Aset Pemprovsu Belum Bersertifikat, Pansus Dorong Pembentukan Badan Khusus Pengelola Aset

F-PKS Semprot Kinerja APBD Sumut 2025, WTP Bukan Ukuran Keberhasilan Pembangunan

F-PKS Semprot Kinerja APBD Sumut 2025, WTP Bukan Ukuran Keberhasilan Pembangunan

Fraksi PKS DPRD Sumut Desak Gubsu Evaluasi Menyeluruh Terhadap Pengelolaan APBD

Fraksi PKS DPRD Sumut Desak Gubsu Evaluasi Menyeluruh Terhadap Pengelolaan APBD

Komentar
Berita Terbaru