Kamis, 09 Juli 2026

Aksi GMNI di DPRD Medan, Robi Barus: Demokrasi Harus Dijaga Dengan Etika

Heru - Sabtu, 09 Mei 2026 18:27 WIB
Aksi GMNI di DPRD Medan, Robi Barus: Demokrasi Harus Dijaga Dengan Etika
Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDIP, Robi Barus.

Kitakininews.co.id -Kerusakan gerbang Kantor DPRD Kota Medan saat aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Jum'at (8/5/2026) mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus.

Baca Juga:

Robi menyayangkan aksi demonstrasi yang berujung pada dugaan perusakan fasilitas publik tersebut. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin dalam sistem demokrasi. Namun, kebebasan berpendapat harus tetap dilakukan dengan mengedepankan etika, ketertiban, serta menjaga fasilitas negara yang dibangun menggunakan uang rakyat.

"Kita menghormati adik-adik mahasiswa yang menyampaikan aspirasi. Namun jangan sampai aksi penyampaian pendapat berubah menjadi tindakan yang merusak fasilitas publik, termasuk gerbang DPRD Medan," ujar Robi Barus saat dikonfirmasi wartawan.

Dia menilai mahasiswa sebagai kaum intelektual seharusnya mampu menjadi teladan dalam menyampaikan kritik secara dewasa, santun, dan bermartabat.

Robi juga mengapresiasi langkah humanis yang dilakukan Kapolsek Medan Baru, Bambang Gunanti, bersama personel kepolisian yang tetap sabar mengawal jalannya aksi hingga selesai.

Menurut Politikus Partai PDIP ini, situasi yang sempat memanas harus menjadi bahan evaluasi bersama agar komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah dapat berjalan lebih baik, sehingga penyampaian aspirasi tidak berujung ricuh

"Demonstrasi adalah bagian penting dalam demokrasi, tetapi harus dijalankan dengan tanggung jawab moral. Perjuangan mahasiswa akan lebih dihormati jika dilakukan dengan cara-cara yang beretika. Kritik boleh keras, tetapi tindakan anarkis tidak dibenarkan," tegasnya.

Robi berharap mahasiswa tetap menjadi agen perubahan yang mampu menjaga marwah dunia pendidikan dengan menjunjung tinggi nilai intelektualitas, dialog, dan karakter kebangsaan.

"Gerbang yang rusak masih bisa diperbaiki, tetapi rusaknya etika dalam demokrasi akan meninggalkan luka dalam kehidupan bermasyarakat. Dan ingat, mahasiswa besar bukan karena kerasnya suara, melainkan karena kedewasaan dalam menyampaikan kebenaran," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rommy Van Boy Ajak Warga Berkolaborasi Berantas Peredaran Narkoba di Medan

Rommy Van Boy Ajak Warga Berkolaborasi Berantas Peredaran Narkoba di Medan

Rajudin Sagala Terima Mahasiswa GMNI Yang Berunjukrasa di Depan Gedung DPRD Medan

Rajudin Sagala Terima Mahasiswa GMNI Yang Berunjukrasa di Depan Gedung DPRD Medan

Rajudin Sagala Terima Mahasiswa GMNI Yang Berunjukrasa di Depan Gedung DPRD Medan

Rajudin Sagala Terima Mahasiswa GMNI Yang Berunjukrasa di Depan Gedung DPRD Medan

Rajudin Sagala Temui Mahasiswa GMNI Yang Berunjukrasa di Gedung Dewan

Rajudin Sagala Temui Mahasiswa GMNI Yang Berunjukrasa di Gedung Dewan

Komisi IV DPRD Medan Tinjau Stadion Teladan dan Pembongkaran Tembok Perumahan

Komisi IV DPRD Medan Tinjau Stadion Teladan dan Pembongkaran Tembok Perumahan

Komisi I DPRD Medan Soroti Optimalisasi PAD dan Pelayanan OPD

Komisi I DPRD Medan Soroti Optimalisasi PAD dan Pelayanan OPD

Komentar
Berita Terbaru