Selasa, 25 Agustus 2026

Aksi GMNI di DPRD Medan, Robi Barus: Demokrasi Harus Dijaga Dengan Etika

Heru - Sabtu, 09 Mei 2026 18:27 WIB
Aksi GMNI di DPRD Medan, Robi Barus: Demokrasi Harus Dijaga Dengan Etika
Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDIP, Robi Barus.

Kitakininews.co.id -Kerusakan gerbang Kantor DPRD Kota Medan saat aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Jum'at (8/5/2026) mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus.

Baca Juga:

Robi menyayangkan aksi demonstrasi yang berujung pada dugaan perusakan fasilitas publik tersebut. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin dalam sistem demokrasi. Namun, kebebasan berpendapat harus tetap dilakukan dengan mengedepankan etika, ketertiban, serta menjaga fasilitas negara yang dibangun menggunakan uang rakyat.

"Kita menghormati adik-adik mahasiswa yang menyampaikan aspirasi. Namun jangan sampai aksi penyampaian pendapat berubah menjadi tindakan yang merusak fasilitas publik, termasuk gerbang DPRD Medan," ujar Robi Barus saat dikonfirmasi wartawan.

Dia menilai mahasiswa sebagai kaum intelektual seharusnya mampu menjadi teladan dalam menyampaikan kritik secara dewasa, santun, dan bermartabat.

Robi juga mengapresiasi langkah humanis yang dilakukan Kapolsek Medan Baru, Bambang Gunanti, bersama personel kepolisian yang tetap sabar mengawal jalannya aksi hingga selesai.

Menurut Politikus Partai PDIP ini, situasi yang sempat memanas harus menjadi bahan evaluasi bersama agar komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah dapat berjalan lebih baik, sehingga penyampaian aspirasi tidak berujung ricuh

"Demonstrasi adalah bagian penting dalam demokrasi, tetapi harus dijalankan dengan tanggung jawab moral. Perjuangan mahasiswa akan lebih dihormati jika dilakukan dengan cara-cara yang beretika. Kritik boleh keras, tetapi tindakan anarkis tidak dibenarkan," tegasnya.

Robi berharap mahasiswa tetap menjadi agen perubahan yang mampu menjaga marwah dunia pendidikan dengan menjunjung tinggi nilai intelektualitas, dialog, dan karakter kebangsaan.

"Gerbang yang rusak masih bisa diperbaiki, tetapi rusaknya etika dalam demokrasi akan meninggalkan luka dalam kehidupan bermasyarakat. Dan ingat, mahasiswa besar bukan karena kerasnya suara, melainkan karena kedewasaan dalam menyampaikan kebenaran," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
DPRD Sumut Desak Kasus Kekerasan Dua Bocah di Dairi Diusut Tuntas, Orang Tua dan Pihak Lain Diminta Diperiksa

DPRD Sumut Desak Kasus Kekerasan Dua Bocah di Dairi Diusut Tuntas, Orang Tua dan Pihak Lain Diminta Diperiksa

PDIP Sumut Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rapidin Simbolon Tekankan Kerja Kerakyatan

PDIP Sumut Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rapidin Simbolon Tekankan Kerja Kerakyatan

Eko Afrianta Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai Pancasila

Eko Afrianta Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai Pancasila

Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Susun Program Kerja 2027, Pemko dan DPRD Medan Fokus Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan

Susun Program Kerja 2027, Pemko dan DPRD Medan Fokus Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan

Jusup Ginting: Pertamina Harus Segera Pastikan Kapan Berakhirnya Antrean BBM di Medan

Jusup Ginting: Pertamina Harus Segera Pastikan Kapan Berakhirnya Antrean BBM di Medan

Komentar
Berita Terbaru