Senin, 24 Agustus 2026

Kunjungi Korban Dugaan Keracunan MBG, Sutarto Minta Investigasi Menyeluruh

Heru - Sabtu, 22 Agustus 2026 12:06 WIB
Kunjungi Korban Dugaan Keracunan MBG, Sutarto Minta Investigasi Menyeluruh
(Dok. DPRD Sumut)
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Dr Sutarto M.Si saat mengunjungi seorang siswa yang menjadi korban dugaan Keracunan MBG di Kabupaten Karo

Kitakininews.co.id - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Dr Sutarto M.Si mengunjungi siswa korban dugaan keracunan massal Program Makan Bergizi Gratis di Berastagi, Kabupaten Karo.

Baca Juga:

Diketahui, 353 siswa pada SMA Negeri 1 Berastagi, SMA dan SMK Bersama Kabupaten Karo mengalami mual, pusing dan muntah usai mengkonsumsi menu MBG, Kamis (13/8/2026).

Pasca kejadian para siswa dirawat pada sejumlah rumah sakit yaitu, RS Efarina Etaham dan RS Amanda Berastagi serta sebagian RSU Kabanjahe.

Perkembangan selanjutnya, setelah dinyatakan pulang, sejumlah siswa, dua diantaranya, Ana Karina Br Karo-Karo serta Febiona Br Purba dinyatakan harus kembali dirawat dan menjalani perawatan intensif di RSU Haji Medan.

Kepada awak media, Sutarto mendesak pihak berwajib untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap tata kelola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kita mendukung pelaksanaan MBG ini dengan catatan pemerintah harus melakukan investigasi menyeluruh peristiwa yang diduga akibat program ini. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali," ujarnya, Sabtu (22/8/2026).

Selanjutnya, Sutarto mengapresiasi Badan Gizi Nasional, dalam memberikan sanksi tegas kepada pelaksana SPPG di lokasi tersebut.

"Langkah ini harus disusul dengan pengawasan ketat terhadap standar operational prosedur terhadap sejumlah titik SPPG di seluruh daerah," tambahnya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan itu menjelaskan, SPPG yang terbukti tidak sesuai standar mutu, kebersihan, atau gizi langsung dijatuhi sanksi tegas berupa penghentian sementara (Suspend), penutupan dapur, hingga pencopotan Kepala SPPG.

"Kami akan terus mengawasi pelaksanaan program MBG ini," imbuhnya.

Pantauan lapangan, Sutarto didampingi Anggota Komisi E DPRD Sumut, Meriahta Sitepu yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumut.

Tampak juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabuparen Kao, Daud Ginting dan Plt Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medis, Keperawatan, dan penunjang di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, dr. Winda Yolanda.

Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD Sumut, Meriahta Sitepu menyebut sebagian siswa yang sempat dirujuk kembali ke RSU Haji sempat mengalami penurunan kesadaran serta dalam penanganan Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

"Akan tetapi Alhamdulillah setelah penanganan intensif dari RSU Haji para korban telah membaik," ucapnya.

Meriahta juga mendorong para korban untuk didampingi psikiatri anak bagi dalam menangani dampak trauma psikologis berat, fobia makanan, kecemasan.

"Langkah ini sebagai pendampingan psikologis hingga potensi gangguan fisik terkait saraf akibat dugaan keracunan ini," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara

Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara

Rapimnas DMDI di Medan, Said Aldi: DMDI Indonesia Sangat Mendukung Program Pemerintah Prabowo Yang Bermanfaat Bagi Ummat

Rapimnas DMDI di Medan, Said Aldi: DMDI Indonesia Sangat Mendukung Program Pemerintah Prabowo Yang Bermanfaat Bagi Ummat

Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu

Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu

Ricky Anthony Apresiasi Polres Dairi Gercep Amankan Pelaku Penganiayaan Anak

Ricky Anthony Apresiasi Polres Dairi Gercep Amankan Pelaku Penganiayaan Anak

Anaknya Kembali Dirawat Pasca Keracunan MBG Orangtua Korban Curhat ke Sutarto

Anaknya Kembali Dirawat Pasca Keracunan MBG Orangtua Korban Curhat ke Sutarto

DPRD dan Pemprov Sumut Sepakati P-APBD 2026, Diproyeksi Rp12,92 Triliun

DPRD dan Pemprov Sumut Sepakati P-APBD 2026, Diproyeksi Rp12,92 Triliun

Komentar
Berita Terbaru