Bobby Nasution: Jangan Sok Tahu Soal Sumber Anggaran Bantuan Bencana
Kitakininews.co.id - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution, menegaskan bahwa jangan ada yang sok tahu (Sotoy) terhadap sumber anggaran bantuan bencana yang akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) terhadap korban bencana Puting Beliung di Medan.
Baca Juga:
"Nggak dari BTT, Sotoy itu yang bilang dari BTT. Hari ini anggarannya, kita masih ada posko bencana, dan boleh diperuntukkan untuk kebencanaan, dan ini sebenarnya kami sampaikan dari kemarin. Dari posko bencana ataupun dari APBD kami itu ada anggaran untuk pembangunan rumah," terang Bobby kepada wartawan usai sidang paripurna di Gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (26/8/2026).
Hal itu dikatakan Gubsu menyikapi sumber anggaran dari Pemprovsu untuk bantuan bencana di Medan, apakah bersumber dari Biaya Tidak Terduga (BTT), atau dari Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) yang sebelumnya dideklarasikan olehnya.
Bobby menjelaskan, beberapa kabupaten/kota yang dituju untuk bantuan pembangunan hingga sampai dengan hari ini PR nya belum terselesaikan, seperti persoalan tersedianya lahan yang hingga kini menjadi persoalan.
"Jadi kalau mau dibangunkan rumah (korban bencana), ayolah lahannya diselesaikan, jika lahan untuk masyarakat kabupaten/kota itu selesai, ya kita bangun. Sampai hari ini uangnya masih numpuk, kenapa, karena belum bisa kami bangun lahannya," ungkapnya.
Gubsu juga menekankan, pihaknya tidak ingin menjanjikan yang berujung hutang budi. Pasalnya, jika dibebaskan lahan satu sampai lima hektar, maka Pemprovsu akan segera membangun dengan segera.
"Ya tidak usah disebutkanlah daerah-daerah mana, nanti dibilang tendensius, padahal itu berdasarkan hasil kerjanya masing-masing. Baru satu kota hari ini yang bagus, saya sebutkan yakni Padang Sidimpuan, karena mereka sudah menyiapkan lahan 5 hektare dan rumahnya uangnya ada," tuturnya.
Lebih lanjut Bobby menerangkan, bahwa ketika nantinya hal tersebut dapat disediakan, ia memastikan tinggal dibangun Cut and Fill (Proses pemindahan tanah) yang masih ada di daerah.
Ia juga mengatakan bahwa nanti PSU nya akan dibangun. "Nah kan sama metodenya, ribet banget sih kalau mau bangun. Kalau Medan mau bangun silahkan, kalau memang ada uangnya Take Over saja, tidak apa, kami bangun, nanti kalau melewati kewenangannya ya ganti aja uang provinsi, ribet amat nih pemerintah," tegasnya.
Masih kata Bobby, bahwa di bawah kepemimpinannya, Pemprovsu mau dukung masyarakat, dan menekankan bahwa jangan dibuat ribet dalam urusan pembangunan bagi siapapun pemerintah daerahnya.
"Kalau memang rasanya kami melampaui kewenangan, yaudah nanti bagian persoalan yang ada di satu daerah kami ngga mau tau kan ngga mungkin, itu masih wilayah Sumut. Jadi kalau merasa punya kemampuan dari yang sudah kami lakukan, yasudah kembalikan saja uangnya. Yang penting masyarakat dululah, jangan heboh-heboh masalah administrasi," beber Bobby. (**)
Pemprovsu Kebut Perbaikan Infrastruktur SDA Rusak Akibat Bencana
Bobby Dorong 5.000 UMKM Dapat Insentif Sertifikasi Halal Gratis
HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara
Bobby Akan Bangun Kembali Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor
DPRD dan Pemprov Sumut Sepakati P-APBD 2026, Diproyeksi Rp12,92 Triliun