Senin, 28 September 2026

Warisan T.D. Pardede, Bukan Sekadar Aset tetapi Cerita Perjuangan

Fitri - Senin, 28 September 2026 17:24 WIB
Warisan T.D. Pardede, Bukan Sekadar Aset tetapi Cerita Perjuangan
Istimewa
ahli waris sekaligus Direktur PT J Surya Sakti, Herna Pardede.
Kitakininews.co.id - Bagi keluarga besar DR. T.D. Pardede, aset peninggalan sang pahlawan ekonomi nasional asal Sumatera Utara bukan sekadar bangunan, lahan, maupun unit usaha yang memiliki nilai ekonomi.

Di balik setiap aset, tersimpan cerita tentang perjalanan hidup, kerja keras, perjuangan, dan keberanian T.D. Pardede membangun usaha sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:

Pandangan tersebut disampaikan ahli waris sekaligus Direktur PT J Surya Sakti, Herna Pardede. Menurutnya, keberadaan berbagai peninggalan keluarga memiliki ikatan emosional yang kuat karena menjadi bagian dari sejarah perjalanan keluarga.

"Bagi kami, yang terasa justru kenangannya. Setiap aset punya cerita tentang bagaimana beliau bekerja, berjuang, dan membangun semuanya," ujar Herna di Medan, Minggu (27/9/2026).

Karena itu, pembicaraan mengenai masa depan aset peninggalan T.D. Pardede tidak hanya berkaitan dengan nilai materi. Keluarga juga dihadapkan pada tanggung jawab untuk memastikan nilai-nilai perjuangan yang ditinggalkan tetap memiliki tempat bagi generasi berikutnya.

Herna mengatakan, waktu dan perubahan generasi membuat keluarga perlu melihat peninggalan tersebut secara realistis. Sejumlah aset maupun unit usaha yang pernah menjadi bagian dari perjalanan T.D. Pardede membutuhkan pengelolaan yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Musyawarah keluarga pun terus dilakukan untuk mencari pilihan terbaik. Beberapa opsi yang dipertimbangkan antara lain restrukturisasi, pemisahan unit pengelolaan secara mandiri, hingga penjualan aset yang dinilai kurang produktif.

Menurut Herna, perubahan bentuk pengelolaan tidak harus dimaknai sebagai hilangnya warisan keluarga. Sebab, yang lebih penting adalah bagaimana nilai dan cerita di balik peninggalan tersebut tetap diteruskan.

"Jujur saja, tentu berat. Ada keinginan untuk mempertahankan semuanya tetap ada karena rasanya seperti menjaga potongan sejarah keluarga. Tapi kita harus realistis. Waktu berjalan, generasi berganti, dan kebutuhan pun berubah," katanya.

Bagi keluarga, warisan terbesar T.D. Pardede bukan semata-mata benda yang ditinggalkan. Nilai perjuangan, keberanian membangun usaha, kerja keras, dan keinginan memberikan manfaat kepada masyarakat menjadi bagian penting yang ingin diteruskan kepada anak-cucu.

Herna juga menegaskan bahwa menjaga hubungan persaudaraan menjadi bagian tidak terpisahkan dari upaya merawat warisan keluarga.

"Yang paling kami khawatirkan bukan kehilangan aset. Aset bisa dikelola kembali atau berubah bentuk. Yang kami takutkan, jangan sampai warisan yang seharusnya menjadi berkat ini justru membuat keluarga saling menjauh," ujarnya.

Karena itu, keluarga berharap proses penataan dan pengelolaan peninggalan T.D. Pardede pada akhirnya dapat menghasilkan jalan yang tetap menghormati sejarah, sekaligus membuka ruang bagi pengelolaan yang lebih relevan dengan kebutuhan generasi sekarang.

Herna berharap semangat T.D. Pardede tidak berhenti pada nama dan peninggalan fisik yang masih tersisa. Semangat tersebut diharapkan terus hidup melalui keluarga dan masyarakat yang mengenal perjalanan perjuangannya.

"Kami ingin memastikan perjuangan dan nilai yang beliau tanamkan tidak berhenti di sini. Kami ingin mewariskan cerita tentang sosok yang berani bermimpi besar, bekerja keras, dan memberi manfaat nyata bagi keluarga serta masyarakat," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Harizal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hadapi Persaingan Pendidikan Tinggi, Sofyan Tan Minta PTS Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

Hadapi Persaingan Pendidikan Tinggi, Sofyan Tan Minta PTS Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

KPK Dalami Kaitan Nusron Wahid Dengan Uang Ratusan Miliar Diamankan dalam OTT

KPK Dalami Kaitan Nusron Wahid Dengan Uang Ratusan Miliar Diamankan dalam OTT

Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Aksi Massa  Berujung Kesepakatan, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Selesai 15 Desember

Aksi Massa Berujung Kesepakatan, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Selesai 15 Desember

Rico Waas Tegaskan Rekomendasi DPRD Jadi Momentum Perkuat PAD dan Tertibkan Aset Daerah, Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti dengan Serius

Rico Waas Tegaskan Rekomendasi DPRD Jadi Momentum Perkuat PAD dan Tertibkan Aset Daerah, Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti dengan Serius

Kejari Belawan Ukir Prestasi, Bidang PAPBB Raih Peringkat Pertama Pemulihan Aset

Kejari Belawan Ukir Prestasi, Bidang PAPBB Raih Peringkat Pertama Pemulihan Aset

Komentar
Berita Terbaru