Selasa, 29 September 2026

Banjir Kembali Terjang Tapteng, Jembatan Rambing Putus dan Permukiman Tergenang

Efendi Jambak - Sabtu, 26 September 2026 12:10 WIB
Banjir Kembali Terjang Tapteng, Jembatan Rambing Putus dan Permukiman Tergenang
(Dok. Polres Tapteng)
Jajaran personel Polres Tapteng mengevakuasi sejumlah warga dari luapan banjir

Kitakininews.co.id - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sabtu (26/9/2026) sore hingga malam memicu luapan sungai dan banjir di sejumlah wilayah. Dampak paling signifikan melanda wilayah hukum Polsek Pandan, khususnya di Kecamatan Tukka dan Kecamatan Pandan.

Baca Juga:

Dampak cukup parah terjadi di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka. Luapan Sungai Bonalumban akibat tanggul jebol menyebabkan banjir dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 Centimeter yang menggenangi permukiman warga di Lingkungan I, II, III, dan IV.

Banjir tersebut juga mengakibatkan Jembatan Rambing di Bona Lumban Lingkungan III terputus total. Putusnya akses ini melumpuhkan konektivitas warga yang menghubungkan Lingkungan I dan Lingkungan III Kelurahan Bonalumban.

Menanggapi situasi tersebut, jajaran Polres Tapteng bergerak cepat turun ke lokasi. Kapolsek Pandan IPTU Zul Efendi bersama Kasat Samapta AKP Dorpis Sitompul, didampingi personel Bhabinkamtibmas dan Sat Samapta Polres Tapteng, meninjau langsung lokasi bencana di Bona Lumban Lingkungan III untuk memantau dampak kerusakan serta memastikan keselamatan warga.

Selain di Bonalumban, genangan air dan peningkatan debit sungai juga terjadi di beberapa titik wilayah hukum Polsek Pandan seperti Kecamatan Tukka, Kelurahan Hutanabolon turut terdampak banjir dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 30 Centimeter di Lingkungan I dan II.

Di Kecamatan Pandan terjadi peningkatan debit air Sungai Sibuluan yang melintasi Kelurahan Sibuluan Nauli.

Sementara Kecamatan Sarudik terjadi peningkatan debit air Sungai Sibuluan berdampak pada tergenangnya Lingkungan II dan III Kelurahan Pondok Batu dengan ketinggian air 5–10 Centimeter.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi erat dengan pihak kecamatan, BPBD Pemkab Tapteng, dan Pos Basarnas Sibolga-Tapteng untuk penanganan pascabencana. Personel siaga bencana alam juga disiagakan di Polres Tapanuli Tengah untuk mengantisipasi potensi bahaya susulan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera mencari lokasi yang aman untuk mengungsi sementara apabila curah hujan kembali meningkat," imbau Kapolres.

Hingga Sabtu malam, hujan dilaporkan telah reda dan luapan air mulai surut. Warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan.

Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan akses jalan utama yang sempat tergenang kini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Tapteng Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Toko Sepatu Kelurahan Pandan

Polres Tapteng Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Toko Sepatu Kelurahan Pandan

Material Banjir Bandang Solok Masih Menumpuk, Garda Pemuda Nasdem Bersihkan Rumah Warga

Material Banjir Bandang Solok Masih Menumpuk, Garda Pemuda Nasdem Bersihkan Rumah Warga

Jalan Lingkar Baypass Solok Masih Tutup, Pemasangan Jembatan Bailey terus Dilakukan

Jalan Lingkar Baypass Solok Masih Tutup, Pemasangan Jembatan Bailey terus Dilakukan

Polsek Batangtoru Benahi Jembatan di Angkolasangkunur Sepanjang 7 Meter

Polsek Batangtoru Benahi Jembatan di Angkolasangkunur Sepanjang 7 Meter

Hujan Deras dan Angin Kencang Kepung Sumut, Warga di Lima Daerah Terdampak

Hujan Deras dan Angin Kencang Kepung Sumut, Warga di Lima Daerah Terdampak

Wali Kota Sibolga Tinjau Sejumlah Titik Terdampak Banjir dan Pantau Kondisi Warga

Wali Kota Sibolga Tinjau Sejumlah Titik Terdampak Banjir dan Pantau Kondisi Warga

Komentar
Berita Terbaru