Kamis, 17 September 2026

Meryl: Berantas Narkoba Harus Keroyokan

- Senin, 13 Maret 2023 17:59 WIB
Meryl: Berantas Narkoba Harus Keroyokan

Kitakini.news – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Fraksi PDI Perjuangan, Meryl Rouli Saragih mengungkapkan bahwa Sumut berada diperingkat pertama dalam hal Peredaran dan Penggunaan Narkoba di Indonesia.

Baca Juga:

“Tentunya ini bukan prestasi. Kalau keroyokan diperbolehkan, maka kita harus berantas Narkoba ini. Kita harus keroyokan, bersinergi,” ujarnya kepada wartawan melalui keterangan tertulis di Medan, Senin (13/3/2023).

Hal ini dikatakan Meryl merespon kegiatan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut dan Kota Medan serta BNN Sumut yang mengukuhkan 60 Relawan Anti Narkoba yang mewakili Kelurahan Kedai Durian, Asam Kumbang, Sunggal dan Sei Sikambing B yang merupakan zona merah Narkoba di Medan, Pekan lalu.

Meryl mengungkapkan bahwa tujuan dibentuk 60 Relawan Anti Narkoba ini agar tercipta Desa/Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba). Relawan ini nantinya akan mensosialisasikan mengenai bahaya Narkoba dan juga menyisir wilayah-wilayah dan komunitas yang terindikasi terpapar Narkoba dan berhak melaporkan ke pemerintah dan juga BNN untuk ditindaklanjuti oleh Aparat Penegak Hukum.

“Untuk tahun 2023 ini ditargetkan akan membentuk Kampung Bersinar sebanyak 300 desa dan 4.500 relawan. Itu tersebar secara zonasi di Sumut. Upaya ini terus dilakukan untuk menurunkan peringkat Sumut tertinggi pengguna Narkoba,” tandasnya.

Jadi ini untuk melindungi generasi muda Indonesia. Kan 2045 ini generasi emas, jadi supaya terhindar dari Narkoba, tidak akan terlaksanalah genarisi emas itu, kalau saat ini masih di rusak sama Narkoba,” imbuhnya.

Lebih lanjut Meryl menerangkan, dalam waktu dekat ini Raperda tentang Ketentraman dan ketertiban umum segera disahkan. Hal ini tentunya akan menjadi satu payung hukum yang pasti bagi masyarakat.

“Ini juga upaya membuat payung hukum yang lebih leluasa lagi, untuk masyarakat juga bisa terlibat dalam, menjaga ketentraman umum. Kemudian kami juga dengan kesbangpol rencanannya, akan mengumpulkan ormas-ormas, anak muda, untuk mensosialisasikan tentang bahaya Narkoba sekaligus peraturan tentang keormasan,” pungkasnya.

“Salah satu indikator penyebab Sumut terpapar Narkoba juga karena merupakan jalur masuk barang haram tersbeut di Indonesia. Jalur dari Myanmar, Malaysia dan Iran masuk ke pantai Sumatera sepanjang Aceh, Sumut dan Riau. Wilayah pantai ini mencapai 500an km sementara yang dipantau polair hanya mampu sekitar 100an km. Untuk itu saya juga minta atensi Kapolri @listyosigitprabowo akan hal ini. Ayo sinergi dan keroyokan berantas narkoba. Narkoba No, Prestasi Yes!,” bebernya.

 

 





Redaksi 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PWI Sumut Lanjutkan Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, 900 Anggota Dapat Perlindungan

PWI Sumut Lanjutkan Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, 900 Anggota Dapat Perlindungan

DPRD Sumut Tetapkan 7 Komisioner KPID Sumut 2026-2029, Tanpaa Petahana

DPRD Sumut Tetapkan 7 Komisioner KPID Sumut 2026-2029, Tanpaa Petahana

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Dandim 0201/Medan, Letkol Fernando Batubara Resmi Jabat Komandan Baru

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Dandim 0201/Medan, Letkol Fernando Batubara Resmi Jabat Komandan Baru

Sejumlah Lokasi Judi Tembak Ikan Diduga Beroperasi di Deli Serdang, Merek AB Disebut Kuasai Pasar

Sejumlah Lokasi Judi Tembak Ikan Diduga Beroperasi di Deli Serdang, Merek AB Disebut Kuasai Pasar

Setahun Hirup Udara Bebas, IRT Residivis Kembali Ditangkap Jual Ganja

Setahun Hirup Udara Bebas, IRT Residivis Kembali Ditangkap Jual Ganja

Diskusi Reflektif Patria Sumut Soroti Tantangan Politik, Finansial hingga Dampak AI

Diskusi Reflektif Patria Sumut Soroti Tantangan Politik, Finansial hingga Dampak AI

Komentar
Berita Terbaru