Kamis, 05 November 2026

Perusahaan Harus Bisa Tekan Angka Kecelakaan Kerja

- Selasa, 21 Maret 2023 11:40 WIB
Perusahaan Harus Bisa Tekan Angka Kecelakaan Kerja

Kitakini.news – Tingkat kecelakaan dan masalah kesehatan dalam dunia kerja penting untuk menjadi prioritas, bahkan dengan risiko kecelakaan sekecil apapun harus diantisipasi. Semua penyedia kerja atau perusahaan harus bisa menekan angka kecelakaan kerja.

Baca Juga:

 

Dalam amanat Menteri Ketenagakerjaan, kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumut Basarin Tanjung, dijelaskan bahwa pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya didukung dengan regulasi saja. Namun tidak kalah penting, adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan.

 

“Termasuk diantaranya membangun budaya K3 yang baik. Karena seringkali luput dalam benak kita, bahwa nikmat selamat dan atau penyakit akibat kerja, pada akhirnya menjadi wujud dari pekerjaan yang layak,” ucapnya melalui keterangan tertulis di Medan, Selasa (21/3/2023).

 

Menurut Basarin, ada tiga kondisi yakni tersedia bagi semua orang pada usia produktif, semua pekerja terlindungi secara sosial, serta semua tersalurkan suara dan aspirasinya melalui sistem dialog sosial yang berharkat secara kemanusiaan.

 

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2023 tingkat provinsi, di Kawasan Industri Medan (KIM) 4, Medan, Senin (20/3/2023).

 

“Upacara Peringatan Bulan K3 ini dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan pemberi kerja. Khususnya di Sumatera Utara, sehingga diharapkan dengan kegiatan ini, semua penyedia kerja atau perusahaan bisa menekan angka kecelakaan kerja,” beber Basarin.

 

Hal senada juga dikatakan Kadisnaker Sumut Abdul Haris Lubis yang menerangkan bahwa acara peringatan ini sudah direncanakan sejak beberapa bulan lalu. Menghadirkan sekitar 3.500 tenaga kerja dari berbagai perusahaan.

 

“Kita mengundang orang sebanyak ini karena mengharapkan bahwa K3 ini harus diterapkan di semua perusahaan. Sehingga kesehatan dan keselamatan kerja bisa terjamin,” ujar Haris.

 

Haris juga menilai, dari amanat menteri tersebut bahwa sosialisasi penerapan K3 perlu terus dilakukan. Sehingga dapat menurunkan tingkat kecelakaan kerja. Baik untuk pekerjaan dengan risiko terbesar atau berbahaya, hingga risiko yang terkecil.

 

“Jadi sebenarnya, kita akan ke lingkungan kerja, karena itukan (pekerjaan dengan risiko kecil) masih sering abai. Misalnya, bisa saja suhu udara tempat bekerja itu bisa menimbulkan penyakit. Ini nanti kedepan harus menjadi catatan penting yang harus kita lakukan. Semua kita harus memahami, termasuk semua pekerja memahami tentang K3, supaya bersama melakukan itu,” paparnya.

 

Hadir pada acara tersebut, Direktur Kelembagaan K3 Kemenaker Heri Susanto, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Henky Rhosidien, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Baharuddin Siagian serta sejumlah pejabat lainnya.

 

 




 

Redaksi

 

 


 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Waduh, Shin Tae-yong Absen Dampingi Persija Jakarta Hadapi PSMS Medan di League Cup, Kenapa?

Waduh, Shin Tae-yong Absen Dampingi Persija Jakarta Hadapi PSMS Medan di League Cup, Kenapa?

Konfercab PA GMNI Toba 2026, Hengky Manalu Terpilih sebagai Ketua DPC

Konfercab PA GMNI Toba 2026, Hengky Manalu Terpilih sebagai Ketua DPC

Pengemudi Ojol, Jhonson: Anak Saya Dibantu Sofyan Tan dari SMA hingga Kuliah

Pengemudi Ojol, Jhonson: Anak Saya Dibantu Sofyan Tan dari SMA hingga Kuliah

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

Sofyan Tan Dorong FOBI Sumut Perkuat Kolaborasi dengan TNI, Target Pertahankan Empat Emas PON 2028

Sofyan Tan Dorong FOBI Sumut Perkuat Kolaborasi dengan TNI, Target Pertahankan Empat Emas PON 2028

Saya Cuma Jual Kerupuk dan Cuci Piring, Pak!”

Saya Cuma Jual Kerupuk dan Cuci Piring, Pak!”

Komentar
Berita Terbaru