Ramadhan Berbagi, Gubsu Edy Buka Puasa Bersama Dengan Seribuan Abang Becak
Kitakini.news – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy
Rahmayadi menghadiri acara Ramadhan Berbagi bersama seribuan AbangBecak serta
ibu rumah tangga di Halaman Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Medan Nomor 41
Medan, Senin (27/3/2023) sore hingga malam. Acara juga dirangkai dengan tausiah,
buka puasa bersama, dan sholat Maghrib berjemaah.
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Gubsu memilih untuk tidak banyak
berbicara, mengingat waktu yang terbatas dan porsi mendakwah sudah diberikan
kepada penceramah, Ustaz Muhadir Ritonga yang dimulai dengan pembacaan ayat
suci Al Qur’an oleh Qori Internasional Darwin Hasibuan.
Pada kesempatan itu, Edy hanya mengajak hadirin
bersama-sama memanfaatkan momen Ramadan untuk meningkatkan ketakwaan kepada
Allah SWT.
"Posisi kita sama, tak ada bedanya. Karena kita
sama-sama dituntut untuk bertakwa kepada Allah. Kalau pun saya berdiri di atas
sini, supaya kalian semua bisa lihat saja," imbuh Edy melalui keterangan
tertulis yang diterima, Selasa (28/3/2023).
Menutup sambutannya, Edy menyebutkan bahwa para Abang
Becak merupakan pejuang bagi keluarganya, menghidupi anak dan istri bagi yang
memiliki. Sejatinya mereka merupakan mujahid, jika berusaha di jalan Allah.
"Memang kulit kita kena panas terik. Tetapi Insya
Allah hati kita bersih. Intinya, jangan makan yang bukan hak kita," tegas
Edy.
Sementara dalam ceramah menjelang berbuka puasa, Ustadz
Muhadir Ritonga menyampaikan pesan melalui bahasa lugas, bahwa ketenangan dalam
hidup bisa diraih dengan sikap mensyukuri nikmat yang diberikan Allah, kepada
setiap hamba-Nya.
Ustadz Muhadir juga mengingatkan bahwa ketenangan akan
diraih oleh siapa saja yang gemar bersedekah, siapapun yang dermawan, begitu
juga sebaliknya.
Sebab, lanjutnya, harta bukan jaminan seseorang akan
menjadi mulia dihadapan Allah, tetapi ketakwaan yang merupakan ukuran derajat
seseorang kepada Sang Pencipta.
"Yang terakhir, karena ini bukan Ramadan, maka
perbanyaklah ibadah, sempurnakan ibadah, dengan tidak meninggalkan yang wajib,
serta menambah yang sunah. Seperti makan bersama ini, kita menikmati makanan
yang sama, Abang Becak dan Pak Gubernur, sama menunya, supaya kita sama-sama
merasakan," pungkasnya.
Usai ceramah Ustaz, acara dilanjutkan dengan berbuka
puasa bersama dan salat Maghrib berjemaah di halaman Rumah Dinas Gubernur,
serta ditutup pembagian bingkisan kepada Abang Becak dan ibu rumah tangga
Redaksi
Berprofesi sebagai DJ, Mahasiswa Farmasi Ditangkap Edarkan 488 Vape Narkoba
Merasa Martabat Wartawan Direndahkan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut
Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi
Gubernur Bobby Nasution Hadiri Nobar Final Piala Dunia, Satlantas Polres Nias Lakukan Rekayasa Kalukintas
Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung