Ratusan Warga Muara Batangtoru Geruduk KC BSI Padangsidempuan
Kitakini.news - Ratusan massa dari anggota Koperasi Tondi
Bersama melakukan unjuk rasa di depan kantor cabang (KC) Bank Syariah Indonesia
(BSI) Kota Padangsidempuan tepatnya di Jalan Sudirman ex Merdeka, Kecamatan
Padangsidempuan Utara, Senin (19/6/2023).
Baca Juga:
Pantauan wartawan, ratusan massa dari Koperasi Tondi Bersama
yang merupakan warga Hutaraja, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli
Selatan (Tapsel) mendatangi KC BSI Padangsidempuan sekira pukul 10.30 WIB.
Mereka menuntut pengembalian uang koperasi kepada pihak bank BSI Padangsidempuan.
Seorang massa aksi, Agussalim Martua Manurung mengatakan,
kedatangan mereka ke KC BSI Kota Padangsidempuan hanya untuk menuntut
pengembalian uang Koperasi Tondi Bersama.
Pasalnya, sejak pergantian kepemimpinan pengurus di koperasi
itu para anggota terkendala pada proses pencairan dana koperasi.
“Kami anggota koperasi plasma PT SKL. Disini kami minta hak
sebagai anggota koperasi. Itu mutlak hak anggota koperasi, makanya kami datang
kesini,” ungkap Agussalim kepada wartawan.
Agussalim menyebutkan, selama berdirinya Koperasi Tondi
Bersama para anggota koperasi memiliki lahan sekira 1000 Ha di PT SKL dan hanya
menerima uang dari koperasi sekitar Rp200ribu perbulannya.
“Ini sudah 11 tahun, kami hanya menerima Rp200ribu setiap
bulan. Pencairannya sekali tiga bulan. Pergantian pengurus bulan lalu berdampak
terhadap pencairan di koperasi kami,” ujarnya menyebutkan bahwa pergantian dari
M Jusar Nasution kepada Ali Asmin Pardosi sebagai ketua terpilih.
Hingga saat ini, Pimpinan koperasi Tondi Bersama dengan pihak
BSI Padangsidempuan masih melakukan memediasi atas persoalan tersebut.
Kontributor: Efendi Jambak
Pemko Gunungsitoli Siapkan 60 Calon Kepala Sekolah Lewat BCKS 2026
Kapolda Sumut Sonny Irawan Ajak NU Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Sofyan Tan Kunjungi SLB Dwituna Harapan Baru Medan, Buka Peluang Beasiswa Penuh bagi Lulusan
Dhody Thahir Menang Praperadilan, Polda Sumut Siap Laksanakan Putusan Hakim
AMPD Sumut Geruduk Polda, Desak Usut Dugaan Bandar Narkoba dan Oknum Aparat di Labura