Kamis, 20 Agustus 2026

Gajah Perang Hancurkan Kamboja! Thailand Melenggang ke Final ASEAN U-19

Thailand Hancurkan Kamboja, Melaju ke Final ASEAN U19 Championship
Sukri - Kamis, 11 Juni 2026 19:30 WIB
Gajah Perang Hancurkan Kamboja! Thailand Melenggang ke Final ASEAN U-19
istimewa
Selebrasi pemain Thailand setelah mencetak gol ke gawang Kamboja di Stadion Utama Sumatera Utara, (Foto: changsuek/Instagram)
Kitakini.news - Timnas Thailand U-19 memastikan langkah ke final ASEAN U-19 Boys' Championship 2026 setelah tampil superior dan membungkam Kamboja dengan skor telak 4-0 pada laga semifinal di Stadion Utama Sumatra Utara, Kamis (11/6/2026) sore WIB.

Kemenangan meyakinkan tersebut membawa pasukan Jukkapant Punpee selangkah lebih dekat menuju gelar juara. Kini Thailand hanya tinggal menunggu pemenang semifinal lainnya antara Indonesia dan Australia yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam pukul 20.15 WIB.

Baca Juga:

Di hadapan pnonton yang mulai memadati stadion, Thailand menunjukkan mengapa mereka menjadi salah satu kandidat kuat juara sejak awal turnamen. Permainan cepat, agresif, dan efektif membuat Kamboja kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.

Meski sama-sama tampil menyerang sejak menit pertama, Thailand terlihat lebih tenang dalam menguasai tempo. Kamboja sempat memberikan ancaman melalui kombinasi Mohamatsorles Seth dan Rintaro Sakakibara, tetapi pertahanan Thailand yang dikomandoi Jeerapong Chamsakul mampu meredam tekanan tersebut.

Pertandingan kemudian berubah ketika Thailand melakukan pergantian pemain pada menit ke-30. Kongnat Thuamthongdee yang mengalami kendala harus ditarik keluar dan digantikan Natthakit Phosri. Pergantian itu justru menjadi titik balik pertandingan.

Hanya beberapa menit setelah masuk lapangan, Natthakit sukses memecah kebuntuan. Berawal dari umpan terobosan dari lini tengah, ia berlari bebas menuju kotak penalti, melewati kiper Farib Mat, lalu menceploskan bola ke gawang kosong untuk membawa Thailand unggul 1-0.

Gol tersebut membuat kepercayaan diri Thailand meningkat drastis. Jelang turun minum, giliran Itthimon Tippanet yang mencatatkan namanya di papan skor. Winger lincah itu memanfaatkan serangan balik cepat yang dibangun Siwakorn Ponsan sebelum melepaskan penyelesaian akurat untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki paruh kedua pertandingan, pelatih Kamboja Yasuhiro Yoshida mencoba mengubah situasi. Dua pergantian dilakukan sekaligus dengan memasukkan Sokea Sreng dan David Long guna menambah daya gedor lini depan. Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil.

Sebaliknya, Thailand justru semakin dominan. Itthimon terus menjadi ancaman utama di sisi sayap dan membuat lini belakang Kamboja kewalahan. Petaka bagi Kamboja datang pada menit ke-59. Bek Ovanda Noem diganjar kartu merah langsung oleh wasit Ryo Tanimoto setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Itthimon. Bermain dengan 10 pemain membuat perjuangan Kamboja semakin berat.

Thailand sebenarnya sempat mencetak gol ketiga melalui Siwakorn Ponsan pada menit ke-73. Namun VAR menganulir gol tersebut karena adanya pelanggaran dalam proses terjadinya gol. Meski begitu, gol ketiga yang ditunggu akhirnya datang juga.

Pada menit ke-80, Itthimon kembali menunjukkan kualitasnya. Menerima umpan silang Natthakit Phosri, pemain sayap tersebut menanduk bola tanpa mampu dihentikan Farib Mat. Gol itu sekaligus menjadi gol keduanya dalam pertandingan dan membawa Thailand unggul 3-0.

Saat kemenangan sudah berada di depan mata, Thailand masih menambah penderitaan Kamboja. Menit ke-88, Ratchanon Khodchasenee mengirim umpan berbahaya ke dalam kotak penalti. Bola yang berusaha diantisipasi Udom Sean justru masuk ke gawang sendiri dan tercatat sebagai gol bunuh diri.

Skor berubah menjadi 4-0 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Bagi Thailand, kemenangan ini menjadi bukti konsistensi mereka sepanjang turnamen. Setelah tampil impresif di fase grup, pasukan Jukkapant Punpee kembali menunjukkan kualitas ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

Sebelum semifinal berlangsung, Jukkapant menegaskan timnya telah memp ersiapkan diri secara maksimal baik secara fisik maupun mental.

"Kami sudah melakukan persiapan sejak pemusatan latihan di Thailand. Dalam turnamen seperti ini, para pemain harus siap secara fisik dan mental untuk tampil baik di semifinal," ujar Jukkapant Punpee.

Pernyataan tersebut terbukti di lapangan. Thailand tampil matang, disiplin, dan mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir.

Sementara itu, Kamboja harus mengubur mimpi tampil di partai puncak. Meski kalah telak, perjalanan mereka hingga semifinal tetap menjadi pencapaian positif yang menunjukkan perkembangan sepak bola usia muda Negeri Angkor.

Setelah Thailand, perhatian Thailand tertuju pada semifinal kedua yang mempertemukan Indonesia kontra Australia. Siapa pun pemenangnya akan menjadi lawan mereka pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (13/6/2026).

Sumber: Tirto.id, Thairath English

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar

Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar

8 Fakta Menarik Saat Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1: Nomor 4 Belum Banyak yang Tahu

8 Fakta Menarik Saat Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1: Nomor 4 Belum Banyak yang Tahu

John Herdman Sebut Indonesia Belum Mencapai Level Terbaik Saat GIlas Kamboja 5-1

John Herdman Sebut Indonesia Belum Mencapai Level Terbaik Saat GIlas Kamboja 5-1

Indonesia Tantang Kamboja Awali Perburuan Gelar Piala AFF 2026, Garuda Diminta Disiplin

Indonesia Tantang Kamboja Awali Perburuan Gelar Piala AFF 2026, Garuda Diminta Disiplin

Port FC Tundukkan PSMS Medan, Ayam Kinantan Gagal Buka PIala Presiden dengan Raihan Poin

Port FC Tundukkan PSMS Medan, Ayam Kinantan Gagal Buka PIala Presiden dengan Raihan Poin

PSMS Medan Langsung Tantang Juara Bertahan Port FC Thailand

PSMS Medan Langsung Tantang Juara Bertahan Port FC Thailand

Komentar
Berita Terbaru