Selasa, 08 September 2026

Indonesia Perkuat Koridor Rantai Pasok Dari Sumut

Heru - Selasa, 08 September 2026 19:20 WIB
Indonesia Perkuat Koridor Rantai Pasok Dari Sumut
(Diskominfo Sumut/YT Hariono)
Deputi Bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi dan Investasi (Deputi II), Kementerian Koordinator Bid Perekonomian, Edi Prio Pambudi (Tengah).

Kitakininews.co.id - Indonesia memperkuat koridor rantai pasok dari Sumatera Utara (Sumut) sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan daya saing ekonomi kawasan. Jalur pelayaran Selat Malaka dinilai menjadi peluang strategis yang perlu dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Sumut dalam jaringan perdagangan regional.

Baca Juga:

Deputi Bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi dan Investasi, Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Edi Prio Pambudi, menyampaikan hal tersebut saat memberi sambutan pada Senior Official Meeting IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 di Medan, Selasa (8/9/2026).

"Inilah mengapa Indonesia maju dengan pendekatan yang lebih terintegrasi, merencanakan kegiatan proyek dengan perencanaan pemerintah daerah dan memperkuat koridor rantai pasok kita dari Sumatera Utara," ujar Edi.

Menurutnya, pelaksanaan IMT-GT tidak hanya membahas konektivitas, tetapi juga menjadi momentum untuk menata kembali kerjasama kawasan di tengah dinamika global yang terus berkembang.

"Momen IMT GT kali ini bukan hanya diskusi mengenai konektivitas semata. IMT GT merupakan momentum untuk menata ulang hal tersebut," tegasnya.

Ia mengatakan, dinamika geopolitik yang terjadi belakangan ini turut mendorong ASEAN untuk memiliki strategi sendiri dalam menjaga stabilitas dan memperkuat kerjasama kawasan.

"Karena kita memahami situasi dinamis baru-baru ini di bawah ketegangan geopolitik, ASEAN juga perlu memiliki cara mereka sendiri tentang bagaimana menjaga resolusi mereka," imbuhnya.

Edi juga menekankan pentingnya kesiapan kawasan subregional menghadapi dampak El Nino untuk menjaga keamanan rantai pasok, khususnya ketahanan pangan dan kelancaran arus logistik.

Sejumlah komoditas unggulan seperti karet, minyak kelapa sawit, produk perikanan, hortikultura bernilai tinggi, serta perdagangan digital dinilai dapat menjadi motor penggerak dan keunggulan kompetitif bersama.

"Indonesia siap memperluas bahan kimia kelapa sawit, biometan dan energi, serta produk hortikultura tropis ke pasar yang lebih luas, didukung oleh rumah pengemasan modern dan sistem rantai dingin yang tangguh di sistem sanitasi," papar Edi.

Sementara itu, Delegasi Malaysia, Zunika binti Mohamed, menyambut baik inisiatif strategis di bidang pariwisata, termasuk rencana pemasaran dan media pariwisata IMT-GT serta studi untuk mempromosikan IMT-GT sebagai destinasi tunggal.

"Pariwisata lintas batas tetap menjadi pendorong ekonomi yang penting dan kami mendorong kerjasama pariwisata subregional yang lebih dalam termasuk segitiga pertumbuhan Jawa-Sumatera, konektivitas maritim, dan tautan perjalanan digital, untuk memposisikan IMT-GT sebagai destinasi berkelanjutan yang terintegrasi," beber Zunika.

Senior Official Meeting merupakan rangkaian kegiatan IMT-GT hari kedua. Kegiatan selanjutnya akan dilanjutkan dengan Business Matching and Business Forum. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mitchell Baker Tak Bisa Bela Indonesia di Piala Asia U-20 2027, Ternyata Ini Sebabnya

Mitchell Baker Tak Bisa Bela Indonesia di Piala Asia U-20 2027, Ternyata Ini Sebabnya

Bobby Nasution: Usaha Tak Berizin dan Ganggu Kamtibmas Tak Boleh Beroperasi

Bobby Nasution: Usaha Tak Berizin dan Ganggu Kamtibmas Tak Boleh Beroperasi

Diselimuti Kabut Asap Tebal, BPBD Kota Padang Bagikan 11 Ribu Masker

Diselimuti Kabut Asap Tebal, BPBD Kota Padang Bagikan 11 Ribu Masker

Pinjam Sapu, Aipda Irwan Alamsyah Sitompul Kembalikan dengan Kejutan Berbagi Rezeki

Pinjam Sapu, Aipda Irwan Alamsyah Sitompul Kembalikan dengan Kejutan Berbagi Rezeki

Investor Pasar Modal Tembus 31 Juta, ETF Emas Resmi Jadi Pilihan Investasi Baru

Investor Pasar Modal Tembus 31 Juta, ETF Emas Resmi Jadi Pilihan Investasi Baru

Arkhan Kaka Tinggalkan Persis, Pergi Setelah Bawa Timnas U-20 ke Piala Asia

Arkhan Kaka Tinggalkan Persis, Pergi Setelah Bawa Timnas U-20 ke Piala Asia

Komentar
Berita Terbaru