Asadula Imangazaliev Buktikan Kelasnya, Rekor Sempurna Aslamjon Ortikov Berakhir di ONE Championship
Kitakini.news - Duel dua petarung yang sama-sama belum terkalahkan akhirnya tersaji di ajang ONE Championship: The Inner Circle 20 di Lumpinee Stadium, Bangkok, Jumat (26/6/2026) malam WIB. Asadula "The Dagestan Ninja" Imangazaliev menghadapi Aslamjon "El Pantera" Ortikov dalam perebutan gelar dunia flyweight Muay Thai yang lowong.
Baca Juga:
Pertarungan ini menjadi salah satu laga paling dinanti karena mempertemukan dua striker muda paling eksplosif di divisi flyweight. Sebelum bertarung, Imangazaliev membawa rekor sempurna 12 kemenangan, sedangkan Ortikov juga belum pernah merasakan kekalahan sepanjang karier profesionalnya.
Sejak ronde pertama, duel berlangsung dengan tempo tinggi. Imangazaliev tampil agresif memanfaatkan tekanan konstan, sementara Ortikov mengandalkan kecepatan tangan dan pergerakan kaki untuk menciptakan ruang menyerang. Kedua petarung beberapa kali saling bertukar kombinasi pukulan dan tendangan yang memancing sorak penonton di Lumpinee Stadium.
Imangazaliev kembali menunjukkan ciri khasnya sebagai petarung dengan tekanan tanpa henti. Serangan ke tubuh dipadukan dengan pukulan lurus membuat Ortikov dipaksa lebih banyak bertahan dibandingkan memainkan ritme pertarungan yang biasa menjadi kekuatannya.
Memasuki ronde-ronde berikutnya, intensitas serangan Imangazaliev semakin meningkat. Petarung asal Dagestan itu mampu menjaga jarak ideal sekaligus mematahkan upaya Ortikov untuk membangun kombinasi serangan. Ketangguhan fisik serta akurasi pukulannya menjadi pembeda dalam pertarungan perebutan sabuk juara tersebut.
Akhirnya, The Dagestan Ninja meraih kemenangan split atas Aslamjon, membuat rekor sempurna petarung asal Uzbekistan ternodai. Asadula kini mengantongi koleksi kemenangan 13-0, sedangkan rekor Aslamjon menjadi 25-1.
Dua juri memberikan kemenangan untuk Asadula dengan skor 49-47 dan 48-47, sementara satu juri memenangkan Aslamjon dengan skor 48-47. Kemenangan ini memperpanjang laju impresif Imangazaliev di ONE Championship.
Sebelumnya, ia juga mencuri perhatian setelah menghentikan Kongthoranee Sor Sommai lewat knockout pada ONE Fight Night 39, kemudian melanjutkan performa dominannya hingga mendapatkan kesempatan bertarung memperebutkan gelar dunia.
Bagi Ortikov, hasil tersebut menjadi akhir dari rekor tak terkalahkannya setelah sebelumnya sukses mengalahkan sejumlah lawan tangguh dan berkembang menjadi salah satu penantang paling berbahaya di divisi flyweight Muay Thai.
Pertemuan Imangazaliev melawan Ortikov membuktikan mengapa keduanya disebut sebagai masa depan Muay Thai ONE Championship. Duel berlangsung sengit, penuh adu teknik dan keberanian, namun Imangazaliev kembali memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu striker paling berbahaya di organisasi tersebut.
Sumber: ONE Championship, The Inner Circle 20.
Port FC Tundukkan PSMS Medan, Ayam Kinantan Gagal Buka PIala Presiden dengan Raihan Poin
PSMS Medan Langsung Tantang Juara Bertahan Port FC Thailand
Ledakan dan 27 Tewas dan 63 Terluka Akibat Kebakaran Tempat Huburan Malam di Bangkok
Asadula Imangazaliev Bungkam Kritik Usai Kalahkan Aslamjon Ortikov dan jadi Juara Kelas Terbang One Championship
Ninja Dagestan Asadula Ditantang Petarung Muaythai Uzbekistan Rebut Sabuk Juara