Rafael Fiziev Hancurkan Manuel Torres, Tendangan Memutar Jadi Kunci KO UFC Baku
Kitakini.news - Rafael Fiziev kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu striker paling berbahaya di divisi lightweight UFC. Bertarung di hadapan publik sendiri dalam ajang UFC Fight Night: Fiziev vs Torres atau UFC Baku, petarung asal Azerbaijan itu sukses menghentikan Manuel Torres lewat kemenangan KO spektakuler pada ronde kedua.
Baca Juga:
Fiziev datang ke pertarungan di National Gymnastics Arena, Baku, Minggu (28/6/2026) dini hari WIB, dengan tekanan besar setelah melewati periode sulit dalam kariernya. Namun, ia membuktikan bahwa dirinya masih menjadi ancaman serius dengan penampilan agresif, penuh perhitungan, dan menampilkan kemampuan striking khas yang selama ini menjadi ciri utamanya.
Pertarungan melawan Torres berlangsung sengit sejak ronde pertama. Manuel Torres mencoba menjaga jarak dengan kombinasi pukulan cepat dan tekanan konstan, sementara Fiziev lebih banyak membaca permainan lawan sambil mencari celah lewat serangan kaki dan pergerakan eksplosif.
Meski ronde pertama berjalan ketat, Fiziev mulai menemukan momen terbaiknya memasuki ronde kedua. Hanya 15 detik setelah ronde dimulai, "Ataman" meluncurkan serangan yang menjadi penentu kemenangan: tendangan memutar keras yang langsung mengguncang Torres.
Tidak memberi kesempatan lawan untuk bangkit, Fiziev langsung meneruskan serangan dengan kombinasi pukulan cepat dan akurat. Wasit, Marc Goddard, akhirnya menghentikan pertarungan setelah melihat Torres tidak mampu melanjutkan pertahanan, sehingga Fiziev dinyatakan menang KO pada 15 detik ronde kedua berjalan.
Kemenangan tersebut menjadi momen kebangkitan besar bagi Fiziev. Ia kembali membuktikan bahwa kemampuan striking elite, terutama kombinasi tendangan dan pukulan, masih menjadi salah satu senjata paling berbahaya di kelas ringan UFC.
Fiziev Ingin Sabuk BMF
Usai kemenangan di oktagon, Fiziev langsung menyampaikan ambisinya. Ia tidak hanya ingin kembali naik dalam persaingan lightweight, tetapi juga membidik pertarungan besar untuk memperebutkan gelar simbolik BMF (Baddest Motherf***er)**.
Dalam wawancara setelah pertarungan, Fiziev menyampaikan bahwa dirinya masih memiliki target besar di UFC.
"Saya ingin sabuk BMF. Itu sabuk yang saya inginkan," ujar Fiziev usai kemenangan.
Fiziev juga menunjukkan rasa percaya dirinya setelah kembali meraih kemenangan dengan cara spektakuler.
"Saya kembali, saya masih di sini," menjadi pesan utama Fiziev setelah penampilan impresifnya di UFC Baku.
Sumber: MMA Fighting, UFC
Umar Hadapi Song Yadong di Shanghai Setelah Batal Lawan 'Doctor' Martinez di Abu Dhabi
Chanco Resmi Debut di UFC Abu Dhabi, Lawan Petarung Tangguh tak Terkalahkan Polandia
Shara Bullet Bangkit Setelah Sempat Dipukul Jatuh, Bajak Laut Dagestan Bungkam Pereira
KO Kilat 8 Detik Guncang UFC Baku, Abdul Rakhman Yakhyaev Nyaris Pecahkan Rekor Bersejarah
Rafael Fiziev Hadapi Manuel Torres: Misi Bangkit di UFC Baku, Tekanan Atau Momen Comeback?