Rabu, 19 Agustus 2026

Hugo Broos Usai Afrika Selatan Kalah Dramatis dari Kanada: Kami Bangga, Tapi Kecewa Hasil Akhir

Hugo Broos Buka Suara Usai Afrika Selatan Tersingkir
Sukri - Senin, 29 Juni 2026 14:10 WIB
Hugo Broos Usai Afrika Selatan Kalah Dramatis dari Kanada: Kami Bangga, Tapi Kecewa Hasil Akhir
istimewa
Pemain Afrika Selatan (jersey kuning-hijau) berjibaku mengamankan bola dari pemain Kanada. Bafana Bafana harus jadi tim yang pertama gugur di fase 32 besar. (Foto: bafanabafanaofficial/Instagram)

Kitakini.news - Perjalanan bersejarah Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 harus berakhir dengan cara yang menyakitkan. Bafana Bafana menjadi tim pertama yang tersingkir dari babak 32 besar setelah kalah tipis 0-1 dari tuan rumah Kanada melalui gol dramatis pada menit tambahan babak kedua.

Baca Juga:

Pertandingan di 32 besar Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium,Senin (29/6/2026) dini hari WIB itu, berlangsung ketat dan hampir berakhir tanpa gol. Afrika Selatan tampil disiplin dan mampu menahan tekanan Kanada hingga waktu normal selesai. Namun, harapan untuk membawa laga ke perpanjangan waktu sirna ketika Stephen Eustáquio mencetak gol pada menit tambahan, memastikan Kanada melangkah ke babak 16 besar.

Kekalahan tersebut terasa semakin pahit bagi pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, karena timnya sebenarnya mencatat pencapaian besar dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 24 tahun.

Usai pertandingan, Broos mengakui Kanada lebih unggul dalam aspek fisik dan kecepatan. Pelatih asal Belgia itu menilai Afrika Selatan kesulitan menghadapi intensitas permainan lawan.

"Kami kalah karena Kanada lebih kuat secara fisik dan memiliki lebih banyak kecepatan. Itu menjadi perbedaan besar dalam pertandingan ini," kata Hugo Broos

Broos juga menyoroti masalah perkembangan pemain di sepak bola Afrika Selatan. Menurutnya, para pemainnya perlu lebih sering menghadapi pertandingan dengan level tinggi agar mampu bersaing melawan tim-tim elite dunia.

"Kami harus belajar dari pertandingan seperti ini. Para pemain membutuhkan lebih banyak pengalaman menghadapi level seperti Piala Dunia," ujar Broos.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Broos tetap bangga terhadap perjuangan skuadnya. Ia menilai pencapaian mencapai babak 32 besar sudah menjadi langkah besar bagi Afrika Selatan setelah lama gagal membuat kejutan di Piala Dunia.

"Saya bangga dengan tim ini. Kami membuat sejarah dengan mencapai fase gugur, tetapi tentu kami kecewa karena tersingkir seperti ini," kata Broos.

Kekalahan dari Kanada juga disebut sebagai salah satu momen terakhir Broos di panggung Piala Dunia. Sang pelatih mengisyaratkan bahwa laga tersebut bisa menjadi penampilan terakhirnya di turnamen empat tahunan tersebut setelah perjalanan panjang sebagai pemain dan pelatih.

Sementara itu, Kanada mencatat sejarah baru dengan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya. Kemenangan atas Afrika Selatan menjadi bukti perkembangan sepak bola Kanada di panggung internasional.

Meski tersingkir lebih awal di fase gugur, perjalanan Afrika Selatan di 32 besar tetap menjadi salah satu cerita menarik Piala Dunia 2026. Tim yang sempat diragukan mampu bersaing justru berhasil membuat sejarah sebelum dihentikan gol dramatis Kanada.

Sumber: Reuters, Associated Press, The Guardian, CNA.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027

Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027

Islam Makhachev Anggap Garry Lawan Biasa, Bidik Rekor tak Tersentuh di UFC 330

Islam Makhachev Anggap Garry Lawan Biasa, Bidik Rekor tak Tersentuh di UFC 330

Abdul El-Sayed Menangi Pemilu Senat Michigan, Berpeluang jadi Muslim Pertama Anggota Senat AS

Abdul El-Sayed Menangi Pemilu Senat Michigan, Berpeluang jadi Muslim Pertama Anggota Senat AS

Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao

Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao

Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus

Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus

Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, FIGC Akhiri Drama Pencarian Pelatih

Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, FIGC Akhiri Drama Pencarian Pelatih

Komentar
Berita Terbaru