Belanda dan Jerman Tersingkir, Maroko serta Paraguay Bikin Eropa Terdiam
Kitakini.news - Dua raksasa Eropa yang selama ini masuk daftar favorit juara, Belanda dan Jerman, harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 lebih cepat. Drama besar terjadi pada babak 32 besar, Selasa (30/6/2026) dini hari dan pagi WIB, ketika Jerman dipaksa Paraguay angkat koper lebih cepat dan Belanda disingkirkan Maroko, keduanya lewat adu penalti.
Baca Juga:
Kegagalan dua negara tetangga Eropa itu menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen. Belanda datang dengan reputasi sebagai salah satu tim kuat Eropa, sedangkan Jerman membawa status juara dunia empat kali yang selalu diperhitungkan dalam setiap edisi Piala Dunia. Namun, keduanya harus menerima kenyataan pahit di fase gugur pertama.
Maroko Singkirkan Belanda dalam Drama Adu Penalti
Pertandingan Belanda kontra Maroko berlangsung ketat di Monterrey. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir, membuat laga harus ditentukan lewat drama adu penalti.
Belanda sempat membuka harapan setelah gol mereka membuat skor berubah, tetapi Maroko menunjukkan mental luar biasa dan mampu memaksa pertandingan berjalan hingga babak penentuan. Pada akhirnya, Singa Atlas tampil lebih tenang dalam adu penalti dan memastikan kemenangan atas Belanda.
Kekalahan ini menjadi pukulan besar bagi skuad asuhan Ronald Koeman yang sebelumnya tampil menjanjikan di fase grup. Belanda bahkan datang dengan catatan produktivitas tinggi dan dianggap memiliki peluang besar melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Bagi Maroko, kemenangan ini semakin memperkuat reputasi mereka sebagai salah satu tim paling berbahaya dalam sepak bola dunia. Setelah membuat sejarah pada Piala Dunia sebelumnya, Maroko kembali menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar kuda hitam.
Paraguay Hentikan Jerman, Sejarah Baru Tercipta
Kejutan lebih besar terjadi dalam duel Jerman melawan Paraguay. Pertandingan berjalan sengit hingga 120 menit dengan skor akhir 1-1. Jerman sempat mendapat tekanan besar, tetapi gagal memanfaatkan peluang untuk mengunci kemenangan.
Paraguay kemudian memenangkan adu penalti dengan skor 4-3. Penjaga gawang Paraguay, Orlando Gill, menjadi salah satu pahlawan setelah melakukan penyelamatan penting dalam babak tos-tosan tersebut.
Kekalahan ini membuat Jerman kembali mengalami kekecewaan besar di Piala Dunia. Setelah gagal melewati fase grup pada edisi sebelumnya, kali ini Der Panzer mampu melaju ke fase gugur tetapi harus tersingkir secara dramatis.
Bagi Paraguay, kemenangan ini menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola mereka. Mengalahkan tim sekelas Jerman di Piala Dunia melalui adu penalti menjadi momen yang akan dikenang lama oleh publik Paraguay.
Eropa Kehilangan Dua Kandidat Kuat Juara
Tersingkirnya Belanda dan Jerman membuat peta persaingan Piala Dunia 2026 berubah drastis. Dua tim dengan tradisi panjang, kualitas pemain kelas dunia, serta sejarah besar di turnamen empat tahunan ini harus meninggalkan panggung lebih awal.
Belanda yang pernah tiga kali menjadi runner-up Piala Dunia kembali gagal mengangkat trofi dunia, sementara Jerman harus menerima kenyataan bahwa status sebagai salah satu negara paling sukses di Piala Dunia tidak menjamin perjalanan panjang setiap edisi.
Babak 32 besar Piala Dunia 2026 pun kembali membuktikan bahwa kejutan selalu menjadi bagian terbesar dari sepak bola. Tim-tim yang sebelumnya tidak terlalu dijagokan seperti Maroko dan Paraguay kini justru menjadi ancaman serius bagi para kandidat juara yang masih bertahan.
Sumber: Reuters, AP News, FIFA
Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao
Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus
Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, FIGC Akhiri Drama Pencarian Pelatih
Real Madrid Percaya Diri Rekrut Rodri, Kapten Spanyol Disebut Sudah Masuk Kerangka Tim
50 Laga Tanpa Kekalahan, Timnas Spanyol Cetak Rekor Tak Tertandingi