Deschamps Bicara Usai Prancis Hancurkan Swedia: Kami Harus Terus Berkembang
Kemenangan tersebut semakin spesial bagi pelatih Didier Deschamps karena timnya mampu menjawab tekanan besar di fase gugur dengan penampilan yang matang. Prancis tampil agresif sejak menit awal, menguasai permainan, menciptakan banyak peluang, dan membuat Swedia kesulitan keluar dari tekanan.
Baca Juga:
Kylian Mbappe menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan tersebut. Kapten Prancis mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-45 dan 74, sementara satu gol lainnya disumbangkan Bradley Barcola pada menit ke-53 melalui assist Michael Olise.
Deschamps: Prancis Menunjukkan Kedewasaan
Usai pertandingan, Didier Deschamps mengaku puas dengan cara para pemainnya menjalankan rencana permainan. Ia menilai Prancis tidak hanya menang karena kualitas individu, tetapi juga karena mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan.
"Kami bermain dengan serius. Kami menunjukkan intensitas yang tepat dan efisien ketika mendapatkan peluang," ujar Deschamps setelah pertandingan.
Pelatih berusia 57 tahun itu juga menyoroti keseimbangan timnya. Menurutnya, menghadapi fase gugur Piala Dunia membutuhkan konsentrasi tinggi karena satu kesalahan kecil bisa mengubah jalannya pertandingan.
"Kami tahu pertandingan seperti ini tidak pernah mudah. Kami harus menghormati Swedia, tetapi para pemain menunjukkan karakter yang luar biasa," kata Deschamps.
Mbappe Jadi Simbol Kekuatan Baru Prancis
Deschamps memberikan apresiasi khusus kepada Mbappe yang kembali menjadi pembeda. Dua gol ke gawang Swedia membuat sang kapten semakin dekat dengan rekor gol Piala Dunia sepanjang masa. Mbappe kini mengoleksi 18 gol di putaran final Piala Dunia, hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi.
Namun, Deschamps menegaskan keberhasilan Prancis bukan hanya tentang satu pemain.
"Kylian memiliki kualitas luar biasa, tetapi kekuatan kami adalah tim. Semua pemain bekerja untuk satu tujuan," ujar Deschamps.
Prancis Tetap Agresif di Fase Gugur
Sebelum pertandingan melawan Swedia, Deschamps sudah menegaskan bahwa Prancis tidak ingin meninggalkan gaya bermain menyerang mereka. Filosofi tersebut kembali terlihat ketika Les Bleus terus menekan meski sudah unggul tiga gol.
Prancis mencatatkan 25 tembakan sepanjang pertandingan, menunjukkan betapa besar dominasi mereka atas Swedia. Catatan itu menjadi salah satu bukti bahwa Deschamps berhasil membuat timnya tampil lebih agresif dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.
"Kami harus terus berkembang. Di Piala Dunia, setiap pertandingan berbeda dan tantangan berikutnya akan lebih berat," tambah Deschamps.
Tatapan ke Paraguay di Babak 16 Besar
Setelah melewati Swedia, Prancis akan menghadapi Paraguay pada babak 16 besar. Les Bleus datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencetak tiga gol dalam lima pertandingan terakhir Piala Dunia mereka.
Deschamps meminta para pemainnya tidak terlena dengan kemenangan besar tersebut. Baginya, perjalanan menuju gelar juara masih panjang.
"Kami menikmati kemenangan ini, tetapi kami harus segera fokus lagi. Turnamen belum selesai," tegas Deschamps.
Sumber: Reuters, AP News
Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao
Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus
Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, FIGC Akhiri Drama Pencarian Pelatih
Real Madrid Percaya Diri Rekrut Rodri, Kapten Spanyol Disebut Sudah Masuk Kerangka Tim
50 Laga Tanpa Kekalahan, Timnas Spanyol Cetak Rekor Tak Tertandingi